PENGARUH BERKUMUR AIR KELAPA TUA (COCOS NUCIFERA L.) TERHADAP LAJU ALIRAN DAN PH SALIVA PADA SISWA SMA NEGERI 10 FAJAR HARAPAN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH BERKUMUR AIR KELAPA TUA (COCOS NUCIFERA L.) TERHADAP LAJU ALIRAN DAN PH SALIVA PADA SISWA SMA NEGERI 10 FAJAR HARAPAN BANDA ACEH


Pengarang

Alya Husna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1513101010012

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2019

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Nama : Alya Husna
Program Studi : Pendidikan Dokter Gigi
Fakultas : Kedokteran Gigi
Judul : Pengaruh Berkumur Air Kelapa Tua (Cocos nucifera L.) Terhadap Laju Aliran dan pH Saliva Siswa SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh

Saliva adalah cairan rongga mulut yang kompleks terdiri dari 99% air yang mengandung campuran elektrolit yang berfungsi sebagai pelindung gigi dan mulut terhadap pengaruh dari luar serta dalam rongga mulut. Saliva sangat dipengaruhi oleh beberapa komponen, antara lain laju aliran dan pH saliva. Dalam keadaan normal, laju aliran saliva berkisar 1,0-2,0 mL/menit dan pH saliva berkisar 6,8-7,3. Laju aliran dan pH saliva dapat berubah karena adanya rangsangan mekanis (berkumur) dan kimiawi (sensasi rasa). Air kelapa tua mengandung tanin, dan mineral dengan pH 7,3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur air kelapa tua (Cocos nucifera L.) terhadap laju aliran dan pH saliva pada siswa SMA Negeri 10 Fajar Harapan. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan saliva dengan metode spitting dari subjek penelitian. Subjek terdiri dari 41 orang siswa SMA Negeri 10 Fajar Harapan. Selanjutnya laju aliran dan pH saliva diukur untuk diuji dan dilihat apakah terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah berkumur air kelapa tua. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan Wilcoxon menunjukkan pada laju aliran saliva terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah berkumur air kelapa tua dengan nilai p < 0.05. Dan pada pH saliva tidak terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah berkumur air kelapa tua dengan nilai p > 0.05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa berkumur air kelapa tua berpengaruh terhadap laju aliran dan tidak berpengaruh terhadap pH saliva siswa SMA Negeri 10 Fajar Harapan Banda Aceh.

Kata kunci: tanin, rangsangan mekanis, rangsangan kimiawi, metode spitting




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK