INTERNALISASI REVOLUSI MENTAL PADA SISWA (STUDI KASUS SMA LABORATORIUM UNSYIAH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

INTERNALISASI REVOLUSI MENTAL PADA SISWA (STUDI KASUS SMA LABORATORIUM UNSYIAH)


Pengarang

Lasmini - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1406101010016

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK


Lasmini. 2018. Internalisasi Revolusi Mental pada Siswa (Studi Kasus SMA Laboratorium Unsyiah).Skripsi, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

(1) Dr. Sanusi, SPd., M.Si., (2) Ruslan, S.Pd.,M.Ed

Kata Kunci: Internalisasi, Revolusi Mental

Skripsi ini dengan judul “Internalisasi Revolusi Mental Pada Siswa (Studi Kasus SMA Laboratorium Unsyiah)”. Tujuan penelitian adalah untuk: (1) Mengetahui upaya guru dalam menginternalisasi program revolusi mental pada siswa, (2) Untuk mencari tahu kendala yang dihadapi guru dalam menginternalisasi program revolusi mental pada siswa. Pendekatan kualitatif dan jenis deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Tekniknya menggunakan observasi dan wawancara. Jumlah responden 7 orang guru di SMA Laboratorium Unsyiah yang terdiri atas 2 dari pengajar PPKn, 1 pengajar Agama, 2 guru bidang studi Sejarah, dan 2 guru Bimbingan Konseling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Upaya guru dalam menginternalisasi program revolusi tentang tertib, bersih, dan mandiri dilakukan dengan upaya yang sangat bervariasi dan perlahan untuk mempermudah dalam menanamkan akan pentingnya kebersihan, ketertiban, dan kemandirian pada siswa dengan melalui suatu strategi yaitu strategi keteladanan, strategi pembiasaan, strategi nasehat, dan strategi kedisiplinan. (2) Terdapat beberapa kendala yang dihadapi guru yaitu berupa faktor internal dan eksternal. Secara internal kurangnya memahami sikap dan kepribadian pada siswa perbedaan pola pikir setiap siswa pasti memiliki perkembangan yang berbeda-beda terkadang ada siswa yang sudah bagus karakternya, namun disisi lain juga masih ada siswa yang masih perlu di bimbing agar tidak terlalu parah, hal tersebut bisa dikarenakan adanya latar belakang yang dimiliki siswa juga berbeda. Kemudian faktor eksternalnya, lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan dalam penggunaan teknologi informasi dan komuniksi. Kendala lain yang terjadi bahwa masih kurangnya program-program revolusi mental ini dilakukan secara khusus, hanya beberapa saja sehingga guru menginternalisasi hanya secara umumnya saja, baik melalui proses pembelajaran maupun kegiatan sekolah lainnya. Saran dalam penelitian ini adalah guru dan orang tua diharapkan untuk membimbing sikap dan juga karakter siswa dan meningkatkan perannya dalam upaya memupuk budi pekerti luhur bagi siswa serta menjadi pribadi teladan. Begitu pula dengan pihak pemerintah untuk memberikan program-program yang berkaitan dengan revolusi mental secara menyeluruh agar tujuan dari revolusi mental dalam membangun dan memperbaiki karakter bangsa melalui pendidikan tercapai, dengan harapan dapat menunjang mutu pendidikan yang lebih baik lagi kepada siswa di sekolah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK