Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN KUALITAS KOPRA DAN MINYAK KELAPA PADA PROSES PENGERINGAN DENGAN VARIASI SUMBER ENERGI
Pengarang
Ade Fahmi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1205106010005
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ade Fahmi. 1205106010005. Kajian Kualitas Kopra dan Minyak Kelapa pada Proses Pengeringan dengan Variasi Sumber Energi. Dibawah bimbingan Raida Agustina sebagai ketua dan Devianti sebagai anggota
RINGKASAN
Selama ini masyarakat Aceh melakukan pengeringan kelapa menggunakan sumber energi surya tanpa adanya suatu alat pengering yang dapat digunakan untuk menjaga kualitas minyak kelapa yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan suatu penelitian yang mengkaji tentang kualitas minyak kelapa yang diperoleh dari pengeringan buah kelapa yang menggunakan alat pengering hybrid sumber energi surya dan biomassa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kualitas kopra dan minyak kelapa dengan perbedaan sumber energi pengeringan.
Metode penelitian dilakukan dengan mengeringkan daging buah kelapa menjadi kopra menggunakan alat pengering sumber energi surya dan biomassa. Pengeringan kopra dengan sumber energi surya dilakukan siang hari (mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB), sedangkan pengeringan dengan sumber energi tungku biomassa dilakukan malam hari (mulai pukul 20.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB), pengeringan dilakukan setiap hari dan dihentikan apabila kopra mencapai kadar air 5%. Parameter penelitian selama proses pengeringan meliputi iradiasi surya, distribusi suhu, kelembaban (RH), kecepatan aliran udara, perubahan bobot kopra dan lama pengeringan. Analisa kualitas kopra meliputi warna dan kadar air sedangkan analisa kualitas minyak kelapa meliputi rendemen, asam lemak bebas, uji organoleptik meliputi warna dan aroma.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu rata rata ruang pengering sumber panas energi biomassa sebesar 55 oC dan energi surya 49 oC, suhu biomassa lebih tinggi dibandingkan energi surya dengan selisih 6 oC. Sumber energi biomassa mampu mengeringkan kopra dalam waktu 12 jam dengan kadar air akhir sebesar 4,17 % berlangsung lebih cepat dari pada sumber energi surya dalam waktu 13 jam dengan kadar air akhir sebesar 4,13 %. Warna kopra pengeringan energi surya terlihat lebih putih dibandingkan dengan warna kopra hasil pengeringan sumber energi biomassa. Rendemen minyak kelapa pengeringan energi surya sebesar 38% lebih banyak dibandingkan dengan energi biomassa sebesar 36%. Asam lemak bebas minyak kelapa pengeringan energi surya sebanyak 1,1% sedangkan asam lemak bebas minyak kelapa pengering energi biomassa sebanyak 1,2%. Semakin kecil asam lemak bebas maka minyak kelapa yang dihasilkan semakin berkualitas. Berdasarkan uji organoleptik terhadap warna dan aroma minyak kelapa panelis lebih menyukai minyak kelapa yang dihasilkan dari kopra yang dikeringkan dengan sumber energi surya.
Tidak Tersedia Deskripsi
TEKNOLOGI PENGERINGAN AWAL PADA PROSES PENGOLAHAN KOPRA MENGGUNAKAN PLATE OVEN (Sri Handayani, 2024)
ANALISA KELAYAKAN PENGERING IKAN KEUMAMAH DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI PANASRNDARI BAHAN BAKAR (Roni Fahlefi, 2024)
KAJI EKSPERIMENTAL KEBUTUHAN ENERGI PENGERINGAN KOPI MENGGUNAKAN PEMANAS LISTRIK (Zakion Azani, 2024)
KAJI KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS DENGAN LALUAN TERHAMBAT PADA ALAT PENGERING (Faisal Amir, 2024)
EKSTRAKSI MINYAK KELAPA DENGAN BANTUAN ENZIM BROMELIN DENGAN VARIASI SUHU DAN LAMA PFNGERINGAN (Zuhri Mayandi, 2024)