Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBEDAAN MUSIK IRINGAN TARI GUEL DI KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
Arizki Arifkan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1106102030051
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata kunci: perbedan, musik iringan, tari guel
Penelitian berjudul “perbedaan musik iringan tari guel di kabupaten Aceh Tengah”. mengangkat masalah (1) bagaimana unsur-unsur musik iringan tari Guel di sanggar renggali dan sanggar senug etnik Kabupaten Aceh Tengah (2) faktor – faktor yang mempengaruhi iringan musik tari Guel Kabupaten Aceh Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan unsur-unsur musik iringan tari Guel sanggar Renggali dan sanggar Senug Etnik di Kabupaten Aceh Tengah. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Teuku Aga ketua sanggar Renggali desa Bale kecamatan Lut Tawar dan Dian ketua sanggar Senug Etnic di desa Paya Tumpi Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbedaan iringan musik tari Guel terdiri dari pola ritme perkusi (Rapa’i dan Gong), irama (melodi) dan dinamik dalam setiap bagian tari. Perbedaan unsur-unsur musik di ke-dua sanggar tersebut disebabkan oleh kreatifitas para pemusik dan yaitu faktor internal dan faktor eksternal yang terdiri dari: unsur kreatifitas,kebutuhan estetik para pemain dan penonton (masyarakat) dan jenis acara. Perbedaan musik iringan tari Guel terdapat pada bagian pola ritme Munatap jika pada sanggar Renggali bagian Munatap terbagi menjadi 3 sedangkan pada sanggar Senug Etnik terbagi menjadi 4 bagian Munatap , pada bagian Cincang Nangka dan Ketibung mempunyai perbedaan pola ritme serta dinamik keras lembutnya dalam setiap bagian untuk menciptakan suasana dan tekanan-tekanan (lembut dan keras) yang merupakan salah satu bentuk iringan tari Guel baik di sanggar Renggali dan sanggar Senug Etnik. Unsur-unsur musik iringan tari Guel dalam setiap bagian tersebut tidak mengubah keaslianya dan masih dalam batas sewajarnya (tidak mencolok jauh) terkait dengan tradisi budaya masyarakat Aceh. Artinya perbedaan usur-unsur musik iringan tari guel pada ke-dua sanggar tersebut tidak mengakibatkan terjadinya pergeseran nilai budaya dan masih dapat diterima oleh mayoritas masyarakat Aceh secara luas.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERKEMBANGAN MUSIK IRINGAN TARI GUEL DI KABUPATEN ACEH TENGAH (RENY FHARINA, 2019)
PERBEDAAN MUSIK IRINGAN TARI MEUSARE-SARE DI SANGGAR LEMPIA DAN SANGGAR NURUL ALAM BANDA ACEH (IKHSAN, 2014)
PERKEMBANGAN MUSIK IRINGAN TARI SEKAPUR SIRIH PADA SANGGAR LENGGANG MUDE COMMUNITY DI KABUPATEN ACEH TAMIANG (Annisa Ulhusna, 2024)
PERAN GURU PENDIDIKAN SENI TERHADAP PERKEMBANGAN TARI TRADISIONAL DI SLTP NEGERI 1 TAKENGON KABUPATEN ACEH TENGAH (Sulastri, 2021)
KENDALA DALAM PEMBELAJARAN TARI TRADISIONAL GUEL DI SMA NEGERI 2 BANDAR (CINDY NAMIRA, 2022)