Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI EKSPOR KOMODITI UTAMA NONMIGAS DI INDONESIA BERDASARKAN NEGARA TUJUAN UTAMA MENGGUNAKAN PCA BIPLOT DAN CVA BIPLOT
Pengarang
INTAN KHALIDA M - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1408108010026
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Statistika (S1) / PDDIKTI : 49201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ekspor merupakan salah satu modal bagi suatu negara untuk meningkatkan devisa negara, yang berguna untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan negara. Indonesia juga tidak lepas dengan kegiatan ekspor ke berbagai negara di dunia dalam upaya meningkatkan pendapatan devisa negara. Ekspor Indonesia terbagi atas komoditi migas dan nonmigas, pada penelitian ini lebih difokuskan pada ekspor komoditi utama nonmigas berdasarkan negara tujuan utama yang menyumbang keuntungan terbesar bagi ekspor Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode principal component analysis biplot (PCA biplot) dan canonical variate analysis biplot (CVA biplot). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekspor komoditi utama nonmigas manakah yang memberikan jumlah keuntungan terbesar berdasarkan negara tujuan utama ekspor dan untuk mengetahui keunggulan dan kelemahan dari kedua metode dalam kasus ini. Data yang digunakan adalah jumlah keuntungan ekspor komoditi utama nonmigas (US$) berdasarkan negara tujuan utama. PCA biplot menggunakan negara sebagai objek penelitian, sedangkan CVA biplot menggunakan kelompok negara sebagai objek penelitian. Hasil yang diperoleh ialah jumlah pengelompokkan berdasarkan hubungan antara ekspor komoditi utama nonmigas dan negara tujuan utama menggunakan PCA biplot sebanyak 5 kelompok dan CVA biplot sebanyak 4 kelompok, dengan perbedaan masing-masing karakteristik untuk tiap kelompok pada kedua metode tersebut. PCA biplot dapat menjelaskan keragaman sebesar 68,45% dari total keragaman data yang sebenarnya, dan sudah cukup baik dalam menjelaskan data. Keunggulan dari PCA biplot yaitu dapat merepsentasikan objeknya atau negara tujuan utama dengan baik, dan kelemahannya yaitu tidak baik dalam merepresentasikan variabel ekspor komoditi utama nonmigas. Sedangkan keunggulan dari CVA biplot yaitu lebih baik dalam merepresentasikan variabel ekspor komoditi utama nonmigas dibandingkan PCA biplot serta cukup baik dalam merepresentasikan kelompok negaranya, dan kelemahannya yaitu tidak baik dalam merepresentasikan objek ataupun negara tujuan utama.
Tidak Tersedia Deskripsi
DETERMINAN EKSPOR NONMIGAS INDONESIA KE NEGARA TIONGKOK DAN AMERIKA SERIKAT (Muhammad Akbar Ariandri, 2023)
PENERAPAN METODE BIPLOT DALAM PENGELOMPOKAN MINAT SISWA SMA DI BANDA ACEH TERHADAP BIDANG ILMU DI PERGURUAN TINGGI (Raja Maulina, 2021)
ANALISIS EKSPOR PERTAMBANGAN NON MIGAS INDONESIA (Kurniawan Nugroho Adhitia Basyamfar, 2015)
ANALISI DAYA SAING EKSPOR NON MIGAS INDONESIA (ROSYETTI, 2025)
PERBANDINGAN METODE PCA BIPLOT DAN CORRESPONDENCE ANALYSIS PADA PEMETAAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI ACEH MENURUT LUAS AREA PERKEBUNAN RNKELAPA SAWIT (WAISUL QARANI, 2025)