PENGARUH PENINGKATAN HARGA BERAS TERHADAP LAJU INFLASI DI INDOESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENINGKATAN HARGA BERAS TERHADAP LAJU INFLASI DI INDOESIA


Pengarang

Nadilla Fathia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405102010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Beras merupakan komoditas pangan yang menjadi salah satu penyumbang yang besar terhadap laju inflasi di Indonesia. Harga beras yang meningkat secara tidak langsung dapat menyebabkan meningkatnya inflasi, karena beras merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Bagi pekerja, kenaikan harga beras menunjukkan bahwa kebutuhan pokok pekerja juga meningkat. Sehingga, jika harga beras meningkat maka akan mendorong masyarakat Indonesia untuk menuntut peningkatan upah agar kebutuhan pokoknya terpenuhi. Upah merupakan bagian dari biaya produksi. Jika biaya produksi meningkat akan mempengaruhi harga hasil produksi untuk meningkat, yang akhirnya akan meningkatkan harga – harga barang secara umum (inflasi). Dalam penelitian ini akan diteliti apakah terdapat hubungan peningkatan harga beras terhadap laju inflasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peningkatan harga beras, harga bahan bakar minyak (BBM), dan jumlah uang beredar terhadap laju inflasi di Indonesia; pengaruh produksi beras, konsumsi beras dan harga gabah kering giling terhadap harga beras di Indonesia; dan pengaruh harga beras, dan pendapatan perkapita terhadap konsumsi beras di Indonesia.
Penelitian ini dilakukan di Indonesia dengan menggunakan data sekunder dalam bentuk data runtun waktu (time series) tahun 2007-2016. Analisis data dilakukan dengan menggunakan persamaan simultan yang terdiri dari tiga persamaan dengan alat analisis 3 SLS (Three Stage Least Square). Tiga persamaan simultan yang digunakan yaitu persamaan inflasi, persamaan harga beras, dan persamaan konsumsi beras.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk persamaan laju inflasi dipengaruhi secara signifikan dan positif oleh variabel harga bahan bakar minyak (BBM). Sementara variabel harga beras dan variabel jumlah uang beredar tidak berpengaruh terhadap variabel laju inflasi. Untuk persamaan harga beras dipengaruhi secara signifikan dan positif oleh variabel produksi beras dan variabel harga gabah kering giling. Sedangkan variabel konsumsi beras tidak berpengaruh terhadap varibel harga beras. Untuk persamaan konsumsi beras dipengaruhi secara signifikan dan positif oleh variabel pendapatan perkapita. Sementara variabel harga beras tidak berpengaruh terhadap variabel konsumsi beras.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK