ANALISIS HUBUNGAN VARIABEL MAKRO DAN DEFISIT ANGGARAN DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS HUBUNGAN VARIABEL MAKRO DAN DEFISIT ANGGARAN DI INDONESIA


Pengarang

KHAIRUNNISA A - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1301101010083

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS EKONOMI BISNIS UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Judul : Analisis Hubungan Variabel Makro dan Defisit Anggaran di Indonesia
Nama : Khairunnisa A
NIM : 1301101010083
Fak./Jurusan : Ekonomi dan Bisnis/ Ekonomi Pembangunan
DosenPembimbing : Talbani Farlian, SE, M.A

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengetahui analisis pengaruhvariabel makro terhadap defisit anggaran di Indonesia. Dengan menggunakan nilai tukar, produk domestik bruto (PDB), jumlah uang beredar (M1) sebagai variabel makronya. Data yang digunakan didalam penelitian ini ialah data sekunder yang didapati dari Bank Indonesia dan BPS periode tahun 1998-2016. Metode penelitian yang dipakai ialah metode OLS( Ordinary Least Squere). Hasil dari penelitian PDB (product domestic bruto) berpengaruh negatif terhadap defisit anggaran.Variabel (money supply) menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap defisit anggaran. Pengaruh M1 terhadap defisit anggaran hanya signifikan secara statistik. Sedangkan variabel nilai tukar berpengaruh positif terhadap defisit anggaran. Namun, pengaruh tersebut tidak signifikan baik secara teori maupun secara statistik. Kebijakan defisit anggaran yang dijalankan pemerintah bertujuan untuk menstimulasikan perekonomian agar mencapai target yang ditetapkan. Akan tetapi peredaran jumlah uang yang tinggi akan berdampak pada terjadinya pengeluaran anggaran yang lebih besar hingga berdampak pada masa depan perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan dapat menjaga kestabilan jumlah uang beredar dan defisit anggaran pada tingakat teretntu, agar perekonomian Indonesia stabil.

Kata Kunci : Defisit Anggaran, Nilai Tukar, PDB, M1,

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK