KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL LAPS (LOGAN AVENUE PROBLEM SOLVING)-HEURISTIK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL LAPS (LOGAN AVENUE PROBLEM SOLVING)-HEURISTIK


Pengarang

USWATUL HUSNA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200160032

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Pendidikan Matematika Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Uswatul Husna (2018). Kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran matematika melalui model Logan Avenu Problem Solving (LAPS)-Heuristik.
Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih rendah padahal kemampuan termasuk salah satu kemampuan matematika yang perlu ditumbuhkan dalam diri siswa. Hal ini memerlukan upaya untuk menumbuhkan kemampuan berpikir kreatif dalam pembelajaran dengan melibatkan siswa aktif dan mandiri dalam pembelajaran matematika. Salah satu caranya dengan menerapkan model LAPS-Heuristik dengan tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan kemampuan berpikir kreatif siswa selama pembelajaran melalui model LAPS-Heuristik. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan sampel dipilih secara acak yaitu 30 siswa kelas VIII SMP Negeri Percontohan Banda Aceh. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data perkembangan kemampuan berpikir kreatif siswa selama proses pembelajaran melalui tes kemampuan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan kemampuan berpikir kreatif siswa selama pembelajaran melalui model LAPS-Heuristik adalah Pertemuan pertama, ketiga dan kelima jumlah siswa yang berada pada level 4 lebih banyak dari pertemuan kedua dan keempat. Penurunan jumlah siswa yang berada pada level empat dikarenakan siswa keliru dalam proses penyelesaian dan hanya memberikan satu penyelesaiannya sajaSecara keseluruhan, perkembangan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dapat berkembang dengan baik melalui upaya guru memaksimalkan pertanyaan heuristik yang diajukan.
Kata kunci: Model logan avenu problem solving (LAPS)-Heuristik, Kemampuan berpikir kreatif




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK