KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN PROFESIONAL GURU PADA SMP NEGERI 2 PEUKAN BADA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN PROFESIONAL GURU PADA SMP NEGERI 2 PEUKAN BADA


Pengarang

AFFILINDA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200050065

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Study Magister Administrasi Pendidikan Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

371,201 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH SEBAGAI SUPERVISOR
DALAM MENINGKATKAN PROFESIONAL GURU
PADA SMP NEGERI 2 PEUKAN BADA

Oleh : Affilinda
NPM: 1509200050065

Komisi Pembimbing:
1. Dr. Khairuddin, M. Pd.
2. Dr. Sakdiah Ibrahim, M. Pd.

ABSTRAK

Kepala sekolah sebagai supervisor berperan aktif dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di sekolahnya. Supervisi merupakan pelayanan yang disediakan oleh pemimpin untuk membantu guru-guru agar menjadi guru yang cakap sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program supervisi, pelaksanaan supervisi dan hambatan yang dihadapi kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan profesional guru SMP Negeri 2 Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi, obserasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Program supervisi yang disusun oleh kepala sekolah melibatkan tim pengembang kurikulum dan guru lainnya. Program yang disusun adalah lanjutan tahun sebelumnya yang belum tercapai; (2) Dalam pelaksanaan supervisi kepala sekolah dan guru membuat kesepakatan hal apa saja yang diprioritaskan pada saat supervisi berlangsung, seperti penggunaan media, perancangan bahan ajar dan pengelolaan kelas; dan (3) Hambatan-hambatan pelaksanaan supervisi kepala sekolah sering terjadi karena jadwal yang telah ditentukan sebelumnya berbentur dalam waktu yang bersamaan dengan rapat kedinasan, pelatihan-pelatihan dan kegiatan lainnya. Hasil supervisi merupakan landasan bagi kepala sekolah dalam melakukan pembinaan dan pengembangan profesional guru. Pengembangan melalui MGMP, Workshop serta pelatihan lainnya di lakukan sesuai kebutuhan guru itu sendiri.


Kata Kunci : Supervisi, Kepala Sekolah dan Profesional Guru

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK