Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PREFERENSI HYPOTHENEMUS HAMPEI FERR. DAN ARTHROPODA LAINNYA TERHADAP WARNA PERANGKAP PADA PERTANAMAN KOPI ARABIKA DI DESA ATANG JUNGKET KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
ULYANI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1305101050103
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2018
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ulyani. 1305101050103. Preferensi Hypothenemus hampei Ferr. dan Arthropoda Lainnya
terhadap Warna Perangkap pada Pertanaman Kopi Arabika di Desa Atang Jungket
Kabupaten Aceh Tengah di bawah bimbingan Hasnah sebagai ketua dan Alfian Rusdy
sebagai anggota.
RINGKASAN
Hypothenemus hampei Ferr. merupakan salah satu hama utama pada pertanaman
kopi arabika (Coffea arabica L.). Tingkat serangan hama H. hampei pada tanaman kopi
arabika di Kabupaten Aceh Tengah tahun 2017 adalah 40-65% dengan total kehilangan
hasil yaitu 180-266 kg/ha biji kering dari total produksi 720-760 kg/ha biji kering. Selain
hama tersebut yang terdapat pada pertanaman kopi arabika juga ada arthropoda lainnya
yang berperan sebagai musuh alami, serangga penyerbuk, serangga netral, dan
dekomposer. Secara umum, tindakan pengelolaan yang dilakukan oleh petani pada
pertanaman kopi di Desa Atang Jungket Kabupaten Aceh Tengah adalah dengan
menggunakan pestisida sintetik tanpa mempedulikan kondisi agroekosistemnya. Supaya
agroekosistem kopi tetap stabil dan berkelanjutan, maka perlu dilakukan tindakan
pengelolaan yang ramah lingkungan seperti menggunakan pengendalian secara terpadu
yaitu dengan memadukan pengendalian yang sesuai seperti memadukan pengendalian
secara mekanis, fisik, dan kimia. Salah satu pengendalian tersebut adalah dengan
menggunakan perangkap warna, lem perekat, dan metanol dimana proses penemuan inang
serangga didasari oleh faktor visual dan aroma kopi yang bertujuan untuk mengetahui
warna yang disukai oleh H. hampei dan arthropoda lainnya pada areal pertanaman kopi
arabika.
Pada penelitian ini digunakan metode purposive sampling (ditetapkan) dengan luas
lahan 5.000
yang berjumlah 138 tanaman, kemudian dibagi menjadi empat petak
secara berjajar. Setiap petak diambil 20 tanaman sampel, sehingga didapatkan 80 tanaman
sampel dan perangkap warna yang digunakan adalah merah, kuning, hijau, dan putih yang
dipasang pada cabang tanaman kopi. Peubah yang diamati meliputi komposisi dan
kelimpahan arthropoda berdasarkan warna perangkap, populasi H. hampei, indeks
dominansi H. hampei, indeks similaritas famili antar warna perangkap, serta kepadatan
relatif Famili Scolytidae.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa arthropoda yang ditemukan berjumlah 2.062
individu yang terdiri dari 2 kelas, 12 ordo, dan 72 famili. Ordo Hymenoptera merupakan
ordo dengan jumlah individu paling banyak. Perangkap warna kuning merupakan paling
banyak memerangkap arthropoda yaitu 552 individu dibandingkan perangkap warna
merah, hijau, dan putih yang masing-masingnya hanya 547 individu, 527 individu, dan
436 individu. Perangkap berwarna merah merupakan perangkap yang paling banyak
memerangkap H. hampei yaitu 29 individu dibandingkan perangkap warna kuning, hijau,
dan putih yang masing-masingnya hanya 16 individu, 16 individu, dan 9 individu. Namun,
jumlah H. hampei ini hanya sedikit dibandingkan arthropoda lainnya yang mencapai 1.992
individu. Indeks dominansi H. hampei tergolong tidak dominan dengan nilai 0,38 yang
menunjukkan bahwa keanekaragaman arthropoda di lokasi tersebut tinggi. Nilai indeks
similaritas famili arthropoda antar warna perangkap tergolong rendah berarti keragaman
famili yang menyusun komunitas tersebut tinggi. Kepadatan Famili Scolytidae berjumlah
0,02 individu/
dan kepadatan relatif 0,04%. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan
tanah dan tanamannya secara ekologis masih menguntungkan, tidak mengancam
keberlangsungan budi daya tanaman.
Tidak Tersedia Deskripsi
BEBERAPA ASPEK BIOEKOLOGI PENGGEREK BUAH KOPI HYPOTHENEMUS HAMPEI FERRARI (COLEOPTERA: SCOLYTIDAE) PADA PERKEBUNAN KOPI RAKYAT DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Juwita Fintasari, 2019)
DISTRIBUSI VERTIKAL HYPOTHENEMUS HAMPEI DAN EFEKTIVITAS KETINGGIAN LETAK PERANGKAP DALAM PENGENDALIANNYA (Juwita Fintasari, 2014)
TINGKAT SERANGAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (HYPOTHENEMUS HAMPEI) PADA TANAMAN KOPI ARABIKA ORGANIK DAN ANORGANIK DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Elka Mulyadi, 2019)
EKSPLORASI CENDAWAN ENTOMOPATOGEN ISOLAT LOKAL UNTUK PENGENDALIAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (HYPOTHENEMUS HAMPEI) SERTA STUDI KERUSAKAN KUALITAS KOPI AKIBAT SERANGAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (Olyfia Rosalina, 2017)
POLA DISTRIBUSI DAN EVALUASI TINGKAT SERANGAN HAMA PENGGEREK BUAH KOPI (HYPOTHENEMUS HAMPEI) PADA PERKEBUNAN KOPI ARABIKA DI BENER MERIAH (MILDA GEMASIH, 2021)