ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN ANGKUTAN KHUSUS KARYAWAN PADA DINAS PERUMAHAN RAKYAT KAWASAN PERMUKIMAN DAN DINAS PEKERJAAN UMUM PENATAAN RUANG PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN ANGKUTAN KHUSUS KARYAWAN PADA DINAS PERUMAHAN RAKYAT KAWASAN PERMUKIMAN DAN DINAS PEKERJAAN UMUM PENATAAN RUANG PROVINSI ACEH


Pengarang

MOHAMMAD ARIS MAULANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200060037

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2018

Bahasa

Indonesia

No Classification

629.04

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Angkutan khusus karyawan merupakan suatu penerapan manajemen lalu lintas dengan menggunakan vanpooling. Vanpooling merupakan sebuah aktivitas menggunakan kendaraan bersama-sama atau berbagi mobil dalam perjalanan sehingga lebih dari satu orang berada di dalam mobil penumpang dalam satu rute perjalanan. Vanpooling ini mampu mengurangi penggunaan kendaraan pribadi
menuju pusat kegiatan dengan satu armada angkutan khusus karyawan. Potensi penggunaan angkutan khusus karyawan sangat besar terbukti 83% setuju dengan penerapan manajemen lalu lintas tersebut. Sistem operasional angkutan khusus karyawan yang dapat diterapkan adalah penentuan dengan koridor wilayah tempat tinggal dan melewati rute jalan utama pada alamat masing-masing karyawan. Dalam operasional suatu angkutan baik pribadi, umum maupun khusus, tidak terlepas dari biaya operasional kendaraan (BOK). Oleh karena itu, diperlukan suatu analisis kebutuhan pengembangan angkutan khusus karyawan pada Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Provinsi Aceh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif – kuantitatif, dengan melakukan penyebaran kuesioner untuk mendapatkan data kuantitatif dalam menentukan BOK. Hasil dari BOK kendaraan pribadi maupun khusus disimpulkan dalam suatu kesimpulan yang deskriptif. Hasil penelitian diperoleh karakteristik karyawan yang dari data tersebut diolah untuk menentukan BOK kendaraan pribadi maupun kendaraan angkutan khusus karyawan. BOK keseluruhan kendaraan pribadi adalah Rp. 2.486.377.640, sedangkan BOK keseluruhan kendaraan angkutan khusus karyawan adalah Rp. 685.043.840, sehingga penghematan BOK yang diperoleh adalah Rp. 1.801.333.800. Penghematan biaya dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebesar Rp. 144.480.900 atau 21.303 liter per tahunnya.
Kata kunci : Angkutan Khusus Karyawan, Vanpooling, Carpooling, Carsharing, Ridesharing, BOK

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK