KECERNAAN IN-VITRO KULIT KOPI (COFFEA SP) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN SAUS BURGER PAKAN DENGAN LEVEL PEMBERIAN BERBEDA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KECERNAAN IN-VITRO KULIT KOPI (COFFEA SP) YANG DIFERMENTASI MENGGUNAKAN SAUS BURGER PAKAN DENGAN LEVEL PEMBERIAN BERBEDA


Pengarang

Khalil Zardari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1205104010018

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Peternakan (S1) / PDDIKTI : 54231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Suatu penelitian tentang kecernaan kulit kopi untuk pakan ternak ruminansia. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh untuk proses fermentasi pakan dan dilanjutkan dengan pengiriman sampel penelitian ke Laboratorium Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk pengujian In Vitro dan N-NH3. Penelitian ini berlangsung dari bulan Juni 2017 sampai bulan Juli 2017. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kecernaan secara in vitro kulit kopi fermentasi dengan level yang berbeda menggunakan Saus Burger Pakan (SBP). Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, dimana P0 (kontrol), P1 (kulit kopi + SBP 0,5%), P2 (kulit kopi + SBP 1%), dan P3 (kulit kopi + SBP 1,5%). Masing – masing ditambahkan molases 3%, 0,1 urea %, dan tepung sagu 3 %. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah nilai pH, kadar N-NH3, Koefisien Cerna Bahan Kering (KCBK) dan Koefisien Cerna Bahan Organik (KCBO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan inokulum SBP sebanyak 1% menghasilkan nilai pH terendah 6,68 dan konsentrasi N-NH3 8,66 (mM) pada cairan rumen in vitro, yang mendukung terjadinya fermentasi dan degradasi protein pakan secara optimal. Namun hasil ini tidak diikuti dengan peningkatan koefisien cerna bahan kering (KCBK) 58,06% dan bahan organik (KCBO) 55,35% secara optimal, meskipun penambahan 1% SBP menunjukkan hasil terbaik.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK