STRATEGI PENGEMBANGAN UNIT PENGOLAHAN IKAN DI GAMPONG MEUNASAH KEUDEE KRUENG RAYA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI PENGEMBANGAN UNIT PENGOLAHAN IKAN DI GAMPONG MEUNASAH KEUDEE KRUENG RAYA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

QHISTHINA ATIKAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1509200240002

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Agribisnis Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.372 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Unit pengolahan ikan (UPI) merupakan suatu usaha yang ada di Gampong Meunasah Keudee yang yaitu usaha mengolah ikan segar menjadi ikan olahan kering, yang sudah dilakukan sejak turun temurun oleh masyarakat Gampong Meunasah Keudee. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) prospek pengembangan unit pengolahan ikan ditinjau dari aspek bahan baku, aspek finansial dan aspek pasar. 2) Menyusun strategi pengembangan unit pengolahan ikan/teri Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitan unit pengolahan ikan layak (menguntungkan) dengan Revenue Cost Ratio 1,21. Walaupun layak, namun pada musim-musim tertentu produksi tidak maksimal serta kendala cuaca yang dapat membuat pengrajin mengalami kerugian atau pulang pokok. Berdasarkan Analisis Matrik IE unit pengolahan ikan berada pada tahap tumbuh dan membangun (grow and build), walaupun usaha ini sudah lama dilakukan sejak turun tem urun namun keadaan sosial ekonomi atau kesejahteraan pengrajin tidak jauh berubah dari tahun ke tahun. Strategi yang perlu diterapkan oleh unit pengolahan ikan adalah strategi intensif (penetrasi pasar dan pengembangan produk) atau strategi integratif (integrasi ke depan). Dari hasil QSPM terpilih lima strategi prioritas secara berurut : 1) Menambah modal usaha dan asset (mini cold storage dan mesin engering), 2) Meningkatkan kapasitas pengrajin pengolahan ikan/teri (teknis, manajemen dan teknologi), 3) Melakukan diversifikasi, inovasi, pengembangan serta marketing, 4) Melakukan kerjasama dan kem itraan dengan akademisi dan stakeholders, serta 5) Memperluas pasar baik lokal, nasional, dan ekspor. Diharapkan kepada pengrajin unit pengolahan ikan untuk terus melanjutkan usaha pengolahan ikan maupun teri, diikuti dengan inovasi produk seperti pengem asan yang menarik, mendaftarkan merek dagang dan memberi label Halal. Kepada Pemerintah Daerah, Pemangku kepentingan dan pihak perguruan tinggi (akademisi) untuk dapat bekerjasama mengembangkan dan meningkatkan usaha pengolahan ikan yang berdaya saing sehingga taraf hidup pengrajin sejahtera.

Kata kunci: Unit Pengolahan Ikan, Kelayakan Usaha, QSPM

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK