PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERFIKIR BERPASANGAN BEREMPAT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA PADA MATERI ASAM BASA KELAS XI DI SMAN 12 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERFIKIR BERPASANGAN BEREMPAT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KETUNTASAN BELAJAR SISWA PADA MATERI ASAM BASA KELAS XI DI SMAN 12 BANDA ACEH


Pengarang

Mailinda Hayati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1206103040094

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Penerbit

Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.33

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Kata Kunci: Model berfikir berpasangan berempat, aktivitas siswa, ketuntasan belajar, asam dan basa

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas, ketuntasan belajar, dan mengetahui tanggapan peserta didik terhadap penerapan model pembelajaran berfikir berpasangan berempat pada materi asam dan basa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI MIA 2 SMA Negeri 12 Banda Aceh yang berjumlah 28 orang peserta didik, yang terdiri 20 perempuan dan 8 laki-laki. Penelitian ini dilakukan dalam tiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dengan pemberian angket, tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda yang berjumlah 20 soal dan lembar observasi aktivitas peserta didik. Teknik pengolahan data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase, data yang dianalisis yaitu, aktivitas, ketuntasan belajar dan angket. Berdasarkan teknik analisis data diperoleh persentase rata-rata aktivitas belajar peserta didik pertemuan I sebesar 85,89%, pertemuan II sebesar 86,67%, dan pertemuan III sebesar 88,39%. Persentase ketuntasan belajar diperoleh sebesar 82,14% dengan kategori baik. Hasil angket tanggapan peserta didik diperoleh sebesar 89,73% terhadap penerapan model pembelajaran berfikir berpasangan berempat dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran berfikir berpasangan berempat diperoleh aktivitas belajar meningkat, ketuntasan belajar pada materi asam basa telah tuntas secara klasikal melalui penerapan model pembelajaran berfikir berpasangan berempat, peserta didik memberikan tanggapan positif terhadap penerapan model berfikir berpasangan berempat.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK