Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH JENIS GELATIN DARI KULIT DAN TULANG IKAN (LEUBIM (CANTHIDERMIS MACULATA) DAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS)) SERTA KONSENTRASI GLISEROL DAN SORBITOL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM
Pengarang
EVI HARDIANTI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1305105010070
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala., 2017
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Edible film merupakan lembaran tipis yang terbuat dari komponen protein, karbohidrat dan lipid. Edible film memiliki fungsi sebagai bahan kemasan yang mampu mempertahankan kualitas produk, sehat dan aman serta dapat menjaga kelestarian lingkungan karena bersifat biodegradable. Edible film dari protein salah satunya yaitu menggunakan gelatin. Gelatin yang digunakan yaitu gelatin yang berasal dari kulit dan tulang ikan (ikan leubim dan nila). Penggunaan gelatin dari ikan dikarenakan untuk menghindari penggunaan gelatin dari babi yang menjadi kendala bagi umat muslim. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pembuatan edible film menggunakan gelatin kulit dan tulang ikan leubim (Canthidermis maculata) dan nila (Oreochromis niloticus) dengan penambahan gliserol dan sorbitol terhadap karakteristik edible film yang dihasilkan.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri atas 3 faktor. Faktor pertama yaitu jenis gelatin ikan dengan 2 taraf yaitu gelatin ikan leubim dan gelatin ikan nila, faktor kedua yaitu jenis plastisizer dengan 2 taraf yaitu gliserol dan sorbitol dan faktor ketiga yaitu konsentrasi plastisizer dengan 2 taraf yaitu 0,25% dan 0,5%. Kombinasi perlakuan yaitu 2x2x2=8 dengan menggunakan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Analisis yang dilakukan meliputi ketebalan, kekuatan tarik, elongasi, permeabilitas terhadap uap air, kelarutan dalam air dan permeabilitas terhadap gas oksigen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin ikan leubim dan plastisizer sorbitol menghasilkan edible film dengan nilai kekuatan tarik lebih tinggi (P?0,05) dibandingkan dengan gelatin ikan nila dan plastiszer gliserol, namun sebaliknya penggunaan gelatin ikan nila dan plastisizer gliserol menghasilkan edible film dengan nilai elongasi, dan permeabilitas terhadap uap air lebih tinggi (P?0,05) dibandingkan dengan gelatin ikan leubim dan plastisizer sorbitol dan gelatin ikan leubim dengan menggunakan plastisizer gliserol atau sorbitol menghasilkan edible film dengan nilai permeabilitas terhadap gas oksigen lebih tinggi (P?0,05) dibandingkan dengan gelatin ikan nila. Edible film terbaik diperoleh pada interaksi antara gelatin ikan leubim, plastisizer sorbitol dan konsentrasi plastisizer 0,25 % (G1P2K1) dengan nilai ketebalan 0,13 mm, kekuatan tarik 3,30 MPa, elongasi 39,59 %, permeabilitas terhadap uap air 0,69.10-2g/ mm2, kelarutan dalam air 94,01 % dan permeabilitas terhadap gas oksigen 5,63.10-6 cm3.cm/cm2 s.cmHg.
Tidak Tersedia Deskripsi
EKSTRAKSI GELATIN DARI LIMBAH KULIT IKAN LEUBIM (CANTHIDERMIS MACULATA) DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI KEMASAN EDIBLE FILM (Cut Faradila, 2024)
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN DAN GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM DARI GELATIN KULIT IKAN TUNA (THUNNUS SP) (AMIRAH ULFAH, 2019)
PENGARUH PENAMBAHAN GELATIN DARI IKAN LEUBIM HITAM (CANTHIDERMIS MACULATA) DAN IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI SERTA JENIS SURIMI TERHADAP KUALITAS KAMABOKO (MUTIA ZAHRA, 2017)
VARIASI JENIS ASAM TERHADAP RENDEMENRNGELATIN YANG DIHASILKAN DARI RNKULIT IKAN LEUBIM (CANTIDERMIS MACULATA) (SYAHIRA NABILA, 2025)
PENGARUH KONSENTRASI NANOEMULSI MINYAK PALA DAN GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM (Luthfan Putra Irwanda, 2016)