ANALISIS PENGGUNAAN POLYPROPYLENE FIBER, SERAT KAWAT BENDRAT DAN SERAT KARET BAN BEKAS TERHADAP PERILAKU GESER PADA BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PENGGUNAAN POLYPROPYLENE FIBER, SERAT KAWAT BENDRAT DAN SERAT KARET BAN BEKAS TERHADAP PERILAKU GESER PADA BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI


Pengarang

Yarmiza Anggriyani F - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1109200060013

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

624.183 41

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ANALISIS PENGGUNAAN POLYPROPYLENE FIBER, SERAT KAWAT BENDRAT DAN SERAT KARET BAN BEKAS TERHADAP PERILAKU
GESER PADA BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI

Oleh:

Yarmiza Anggriyani Fitri
NIM : 1109200060013

Komisi Pembimbing :

Dr. Ing. Teuku Budi Aulia, M. Ing
Dr. Ir Taufiq Saidi, M.Eng

ABSTRAK

Pada dasarnya beton memiliki kuat tekan yang tinggi, tetapi memiliki kemampuan menahan gaya tarik dan gaya geser yang rendah. Hal ini dapat diperbaiki dengan menambahkan serat pada adukan beton. Penambahan serat untuk mengurangi sifat getas dan meningkatkan ketahanan retak awal (first crack) beton yang dapat ditempuh salah satunya dengan menambahkan polypropylene fiber, serat kawat bendrat, dan serat karet ban bekas dalam campuran beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati perilaku geser balok beton bertulang mutu tinggi menggunakan polypropylene fiber, serat kawat bendrat, dan serat karet ban bekas. Faktor Air Semen (FAS) 0.25, polypropylene fiber dengan persentase 0,6 kg perm3 beton, serat kawat bendrat dengan persentase 2% dari volume beton, dan serat karet ban bekas dengan persentase 0,75% dari volume beton. Pada pengujian ini diuji 4 buah balok berukuran 15 x 30 x 220 cm, masing-masing jenis serat sebanyak satu benda uji didesain mengalami gagal geser. Hasil pengujian balok beton bertulang mutu tinggi (BMT) dengan beban maksimum 26,03 ton, dengan lendutan sebesar 12,370 mm, BMT polypropylene fiber beban maksimum 22 ton dengan lendutan sebesar 9,470 mm, BMT serat kawat bendrat beban maksimum sebesar 27,41 ton dengan nilai lendutan 12,820 mm dan BMT serat karet ban bekas dengan beban maksimum 20,96 ton dengan lendutan sebesar 9,740 mm. Untuk nilai kapasitas geser yang disumbangkan dari beton (Vc) balok beton bertulang mutu tinggi (BMT) tanpa penambahan serat sebesar Vc = 4,52 ton, BMT polypropylene fiber sebesar Vc = 4,36 ton, BMT serat kawat bendrat Vc = 4,55 ton, BMT serat karet ban bekas sebesar Vc = 4,35 ton. Sedangkan untuk nilai Vs konstan untuk semua balok yaitu sebesar 1,653 ton.

Kata Kunci : Balok Beton Bertulang Mutu Tinggi, Serat Polypropylene, Serat Kawat Bendrat, Serat Karet Ban Bekas, Perilaku Geser, Pola Retak dan Daktilitas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK