TINDAK PIDANA MERINTANGI PENGANGKUTAN MAYAT KE TEMPAT PERKUBURAN (SUATU PENELITIAN DI GAMPONG DAROY KAMEU KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINDAK PIDANA MERINTANGI PENGANGKUTAN MAYAT KE TEMPAT PERKUBURAN (SUATU PENELITIAN DI GAMPONG DAROY KAMEU KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

RISA ARYANI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1303101010287

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala., 2017

Bahasa

Indonesia

No Classification

345

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pasal 178 KUHP menyebutkan bahwa, “Barangsiapa dengan sengaja merintangi atau menyusahkan jalan masuk yang tak terlarang ke suatu tempat perkuburan atau pengangkutan mayat yang tak terlarang ke suatu tempat perkuburan, dihukum penjara selama-lamanya satu bulan dua minggu atau denda sebanyak-banyaknya seribu delapan ratus rupiah”. Namun, dalam prakteknya tindak pidana merintangi penguburan masih terjadi di Gampong Daroy Kameu Kecamatan Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan faktor penyebab terjadinya tindak pidana merintangi pengangkutan mayat ke tempat perkuburan di Gampong Daroy Kameu, serta untuk mengetahui dan menjelaskan upaya penegakan hukum terkait tindak pidana merintangi pengangkutan mayat ke tempat perkuburan.
Perolehan data dalam penulisan skripsi ini dilakukan dengan cara menggunakan metode penelitiam hukum empiris atau metode penelitian lapangan (field research) untuk mengumpulkan data primer yang diperoleh dengan melakukan teknik pengumpulan data observasi, kuesioner, dan wawancara dengan responden dan informan, yang selanjutnya dijadikan alat analisis dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian yang telah diidentifikasi dalam rumusan permasalahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana merintangi pengangkutan mayat ke tempat perkuburan dilatarbelakangi oleh status kependudukan dari korban, lemahnya administrasi gampong, dan minimnya sistem regulasi gampong. Upaya penegakan hukum terkait tindak pidana merintangi pengangkutan mayat ke tempat perkuburan, terdiri dari empat upaya penegakan hukum.
Disarankan untuk melakukan penindakan dalam rangka menanggapi faktor penyebab terjadinya tindak pidana merintangi pengangkutan mayat ke tempat perkuburan, dan meningkatkan upaya perlindungan hukum, serta mengatasi kendala-kendala yang menghambat jalannya proses penegakan hukum terkait tindak pidana merintangi pengangkutan mayat ke tempat perkuburan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK