Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS XI MENGGUNAKAN SOAL TES OPEN-ENDED PROBLEM PADA MATERI KOLOID DI SMA/MA KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Dzirratur Rahmi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206103040051
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
371.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci: Tes open-ended problem, berpikir kreatif, koloid
Telah dilakukan penelitian dengan judul “Identifikasi Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas XI Menggunakan Soal Tes Open-Ended Problem Pada Materi Koloid Di SMA/MA Kota Banda Aceh”. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi bagaimana kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menjawab soal-soal kimia pada materi koloid yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas XI SMA/MA di kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes dan angket. Pengolahan data secara kualitatif dalam bentuk persentase hasil ketercapaian kemampuan berpikir kreatif pada aspek fluency, flexibility, dan novelty. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil berpikir kreatif pada aspek fluency sebesar 60% di kelas XI IA 4 dengan kategori baik, 36% di kelas XI IA 1 dengan kategori kurang dan 62% di kelas IA 3 dengan kategori baik, aspek flexibility sebesar 64% di kelas XI IA 4 dengan kategori baik, 41% di kelas XI IA 1 dengan kategori cukup dan 61% di kelas XI IA 3 dengan kategori baik dan aspek novelty sebesar 52% di kelas XI IA 4 dengan kategori cukup, 37% di kelas XI IA 1 dengan kategori kurang dan 50% di kelas XI IA 3 dengan kategori cukup. Tingkatan kemampuan berpikir kreatif yang mampu dicapai oleh siswa dengan presentase tertinggi ialah aspek fluency. Berdasarkan hasil angket tanggapan siswa, siswa memberikan respon positif terhadap soal tes open ended-problem sebesar 80,57%. Hasil angket tanggapan guru menunjukkan bahwa semua guru memberikan respon positif terhadap penggunaan soal open-ended problem sebesar 100%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa dengan menggunakan soal open-ended problem siswa lebih mudah mengeluarkan pendapatnya dan dapat membuat guru mengetahui tingkat berpikir kreatif siswa.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PADA MATERI PERBANDINGANRNSISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH (Nur Irsyadiyati, 2015)
TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER PADA MATERI SEGIEMPAT DI KELAS VII SMP NEGERI 16 BANDACEH (Siti Sara, 2018)
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI PERBANDINGAN DI KELAS VII SMPN 1 BANDA ACEH (RAUZATUL JANNAH, 2020)
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DAN MOTIVASI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING (Zulfiati, 2016)
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMA NEGERI 1 BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2020/2021 (ZARINA, 2022)