Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGEMBANGAN MOTIF KERAWANG GAYO PADA BUSANA PESTA WANITA DI ACEH TENGAH
Pengarang
Tiara Arliani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1206104010057
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
1
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Tiara Arliani. 2016. Pengembangan Motif Kerawang Gayo pada Busana Pesta Wanita di Aceh Tengah. Skripsi, Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dra. Mukhirah, M.Pd (2) Novita, S.Pd., MA
Kata Kunci: Pengembangan, Motif Kerawang Gayo, Busana Pesta Wanita
Pengembangan motif kerawang Gayo tidak terbatas pada produk kerajinan dan busana pengantin, tetapi pada saat ini penempatan motif kerawang Gayo sudah banyak diterapkan pada busana, khususnya busana pesta bagi wanita. Penelitian yang berjudul “Pengembangan Motif kerawang Gayo Pada Busana Pesta Wanita di Aceh Tengah”. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pendapat masyarakat terhadap pengembangan motif kerawang Gayo pada busana pesta (2) mengetahui makna motif kerawang Gayo (3) mengetahui pengembangan motif kerawang Gayo pada busana pesta (4) mengetahui penempatan motif kerawang Gayo pada busana pesta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bersifat naturalistik, dengan subjek penelitian tujuh responden. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kerawang Gayo merupakan hasil karya cipta masyarakat Gayo, kerawang Gayo juga merupakan salah satu bagian dari kebudayaan Gayo. Motif kerawang Gayo awal mulanya berasal dari penggambaran alam di daerah Gayo yaitu alam hewani (flora) dan alam tumbuh-tumbuhan (fauna). Motif kerawang Gayo pada dasarnya terdiri dari lima motif dasar yaitu: emun berangkat, pucok rebong, puter tali, tekukur dan rante. Pengembangan motif kerawang Gayo tidak terbatas pada busana pengantin saja namun pada saat ini pengembangan motif kerawang Gayo banyak diterapkan pada busana pesta wanita. Penempatan motif kerawang Gayo pada busana pesta hanya dibagian-bagian tertentu saja, seperti pada bagian kerah, bagian dada, ujung lengan, bagian pinggang dan bagian pinggir baju. Selain itu warna yang digunakan juga sudah banyak mengalami variasi warna, namun demikian antara penempatan motif dan penggunaan warna disesuaikan dengan permintaan konsumen. Kesimpulan dari penelitian ini adalah masyarakat sangat menerima dan merespon dengan baik terhadap pengembangan motif kerawang Gayo yang diterapkan pada busana pesta wanita. Pengembangan motif kerawang Gayo merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kebudayaan masyarakat Gayo. Diharapkan kepada masyarakat Gayo agar selalu menjaga dan melestarikan salah satu budaya yang diwariskan nenek moyang termasuk kerawang Gayo sebagai simbol dan kebanggaan masyarakat Gayo.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBEDAAN MOTIF KERAWANG GAYO LUES DAN ACEH TENGAH (Yuliawati Ningsih, 2019)
APLIKASI MOTIF KERAWANG GAYO PADA HIJAB SYAR’I (Khairun Nisak, 2019)
BUSANA REMAJA MODEL TUNIK DENGAN SENTUHAN MOTIF KERAWANG GAYO (Fahtika Larasati, 2019)
MODIFIKASI BUSANA REMPILIS GAYO LUES DIKALANGAN REMAJA KOTA BANDA ACEH (Rizki Maisarah, 2018)
PENGEMBANGAN MOTIF KHAS ACEH SELATAN BUNGONG SITUNJONG PADA BUSANA PESTA (Afrilia Shafira, 2023)