PENGARUH KOLABORASI LIMBAH POLYETHYLENE TEREPTHALATE (PET) DAN SERBUK BAN BEKAS KE DALAM ASPAL PENETRASI 60/70 TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON (AC-WC) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGARUH KOLABORASI LIMBAH POLYETHYLENE TEREPTHALATE (PET) DAN SERBUK BAN BEKAS KE DALAM ASPAL PENETRASI 60/70 TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON (AC-WC)


Pengarang

Iqbal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1409200060035

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.85

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PENGARUH KOLABORASI LIMBAH POLYETHYLENE TEREPTHALATE
(PET) DAN SERBUK BAN BEKAS KE DALAM ASPAL PENETRASI 60/70
TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON (AC-WC)
Oleh:
Iqbal
NIM. 1409200060035
Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc. Eng
2. Dr. Ir. M. Isya, MT
ABSTRAK
Aspal modifikasi dapat dibuat dengan menambahkan beberapa bahan tambahan,
mulai dari aditif bahan kimia, bahan alam dan sisa limbah. Banyak material limbah
yang mudah diperoleh di alam yang dapat digunakan sebagai bahan substitusi untuk
campuran ke dalam aspal yang diyakini dapat meningkatkan kinerja seperti stabilitas
dan durabilitas. Pada penelitian ini, limbah yang digunakan adalah limbah plastik
jenis Polyethylene Terepthalate (PET) merupakan bahan yang digunakan untuk botol
plastik air mineral dan serbuk ban bekas (SBB) merupakan hasil dari parutan ban
luar kendaraan roda empat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
kolaborasi limbah PET dan SBB ke dalam aspal penetrasi 60/70 terhadap kinerja
pada campuran AC-WC. Tahapan pertama dari penelitian ini adalah menentukan
kadar aspal optimum, selanjutnya dilakukan pencampuran tanpa substitusi limbah
dan dengan campuran substitusi limbah PET dan SBB ke dalam aspal dengan
persentase masing-masing 1%, 2% dan 3%, kemudian dilakukan kolaborasi kedua
bahan aditif limbah dari substitusi variasi persentase terbaik dari hasil pengujian
parameter Marshall. Dari hasil penelitian didapatkan nilai stabilitas tanpa substitusi
yaitu 1602,84 dan variasi terbaik untuk PET pada persentase 3% yaitu 1787,22 kg,
nilai stabilitas terbaik SBB didapat pada persentase 1% yaitu 1684,25 kg. Dari hasil
nilai stabilitas variasi kolaborasi tertingi didapat pada persentase PET 75% + SBB
25% yaitu 1942,44 kg dengan bertambah persentase PET dapat mempengaruhi nilai
parameter Marshall dan cenderung meningkat. Nilai parameter untuk tanpa dan
dengan substitusi, PET, SBB dan kolaborasi yang dihasilkan berupa stabilitas, flow,
MQ, density, VIM, VMA, dan VFB masih memenuhi persyaratan spesifikasi Bina
Marga tahun 2014. Nilai durabilitas tanpa substitusi yaitu sebesar 93,82% dan nilai
durabilitas untuk substitusi kolaborasi yaitu 97,13%. Semua nilai durabilitas
substitusi pada variasi persentase limbah ke dalam aspal telah memenuhi syarat yang
ditentukan Bina Marga tahun 2014 yaitu ? 90%.
Kata Kunci : Aspal Pen. 60/70, AC-WC, Substitusi Kolaborasi, Karakteristik
Marshall.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK