PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI DUA VARIETAS KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) LOKAL ACEH PADA BEBERAPA TINGKAT NAUNGAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI DUA VARIETAS KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) LOKAL ACEH PADA BEBERAPA TINGKAT NAUNGAN


Pengarang

MAULANA IKHSAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1005101050113

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

635.655

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Maulana Ikhsan. Pertumbuhan dan Produksi Dua Varietas Kedelai Lokal Aceh (Glycine max (L.) Merril) pada Beberapa Tingkat Naungan di bawah bimbingan Bapak Hasanuddin sebagai Pembimbing Utama dan Bapak Taufan Hidayat sebagai Pembimbing Anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh naungan terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pada beberapa varietas kedelai lokal Aceh serta untuk mengetahui adanya interaksi antara naungan dan varietas terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai varietas lokal Aceh. Penelitian ini dilaksanakan sejak Mei hingga September 2014 di Kebun Percobaan Sektor Timur Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Split Plot Design (Rancangan Petak Terpisah; RPT) dengan dua faktor perlakuan. Petak utama yang digunakan adalah naungan terdiri dari empat taraf yaitu tanpa naungan (0%), naungan (20%), naungan (40%) dan naungan (60%). Penggunaan varietas sebagai anak petak terdiri dari dua taraf yaitu varietas Bener Meriah dan varietas Kipas Merah. Tolak ukur yang diamati terdiri dari dua pengamatan antara lain pengamatan agronomi dan pengamatan iklim mikro. Pengamatan agronomi yaitu tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, umur berbunga, jumlah polong pertanaman sampel, jumlah polong bernas pertanaman, jumlah polong hampa pertanaman, berat biji 100 butir, dan potensi hasil tanaman per hektar. Pengamatan iklim mikro yaitu suhu udara, kelembaban udara, suhu rata-rata (suhu makro) dan suhu tanah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa tingkat naungan berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kedelai yang diamati berdasarkan parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, umur berbunga dan umur panen. Produksi terbaik pada perlakuan naungan diperoleh pada tingkat naungan 40% yang berpengaruh sangat nyata pada parameter jumlah polong bernas, jumlah polong hampa dan potensi hasil.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tanaman kedelai yang diamati berdasarkan parameter tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun. Produksi terbaik pada perlakuan varietas diperoleh pada varietas Bener Meriah yang berpengaruh sangat nyata pada parameter jumlah polong bernas per tanaman, berat biji 100 butir dan potensi hasil.
Terdapat interaksi yang sangat nyata antara perlakuan naungan dengan varietas untuk pertumbuhan dan produksi kedelai yang ditunjukkan pada parameter tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun yang diamati pada umur 2 sampai 6 MST. Perlakuan naungan dan varietas juga berpengaruh terhadap parameter umur berbunga, jumlah polong hampa per tanaman dan potensi hasil.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK