Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN PELAGIS KECIL DI PERAIRAN UTARA ACEH
Pengarang
KURNIA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1211103010013
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KELAUTAN DAN PERIKANAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2016
Bahasa
Indonesia
No Classification
639.4
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sebaran daerah penangkapan ikan pelagis kecil di Perairan Utara Aceh. Penelitian dilakukan pada Maret 2016 dengan menggunakan metode kuesioner. Koresponden dari penelitian ini dikumpulkan dari nelayan yang berasal Pelabuhan Perikanan (PP) Lampulo, Krueng Raya, dan Lhok Seudu. Data yang terkumpul akan di olah kembali dengan peta tematik. Dari hasil penelitian ini menujukkan di Perairan Utara Aceh memiliki enam jenis ikan dengan spesies yang berbeda dan ikan layang deles (Decapterus ruselli) memiliki hasil tangkapan terbanyak di Perairan Utara Aceh. Batas perairan Sumatra dan Pulau Weh memiliki hasil tangkapan yang paling banyak tertangkap. Ikan pelagis kecil sanggat menyukai suhu air yang lebih rendah.
Kata Kunci : Ikan pelagis kecil, perairan utara Aceh, dan DPI.
Tidak Tersedia Deskripsi
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN BERDASARKAN HASIL TANGKAPAN KAPAL MINI PURSE SEINE DI PERAIRAN PANTAI UTARA ACEH (Rajul Munir, 2024)
PEMETAAN DAERAH POTENSIAL PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UTARA ACEH (Febriyani Syahfitri, 2021)
IDENTIFIKASI HASIL TANGKAPAN KAPAL MOTOR PURSE SEINE DI SEKITAR RUMPON LAUT DALAM DI PERAIRAN UTARA ACEH (Cut Siska Sahara, 2022)
RAPFISH SEBAGAI INDIKATOR PENILAIAN KEBERLANJUTAN PERIKANAN PELAGIS DI PERAIRAN UTARA ACEH (Siti Sundari, 2022)
PENGARUH RUMPON TERHADAP HASIL TANGKAPAN PURSE SEINE DI PERAIRAN UTARA ACEH (Munzir, 2018)