IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP DASAR PECAHAN DI KELAS IX SMP NEGERI 14 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP DASAR PECAHAN DI KELAS IX SMP NEGERI 14 BANDA ACEH


Pengarang

Yuni Purnama Sari - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0706103020026

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S1) / PDDIKTI : 84202

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata Kunci: Miskonsepsi, Konsep Pecahan
Miskonsepsi adalah suatu konsepsi siswa yang tidak sesuai dengan konsep ilmiah,
dan hanya dapat ditemukan dalam konsep-konsep tertentu dan tidak dapat
digeneralisasi. Miskonsepsi sulit dihilangkan, sehingga berpengaruh pada rendahnya
prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana miskonsepsi
yang dialami siswa dan penyebab terjadinya miskonsepsi pada konsep dasar pecahan
di SMP Negeri 14 Banda Aceh. Alasan dipilihnya konsep pecahan adalah karena
materi pecahan dianggap penting baik dalam penerapan konsep matematika maupun
dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat meminimalisir terjadinya miskonsepsi.
Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri
14 Banda Aceh. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Teknik
pengumpulan data adalah dengan memberikan tes tertulis kepada 21 siswa yang
menjadi subjek, kemudian dilakukan wawancara terhadap 5 subjek yang dipilih
berdasarkan hasil tes tertulisnya. Hasil tes tertulis digunakan untuk menentukan skala
tinggi, sedang, dan rendah. Sedangkan untuk mengetahui adanya miskonsepsi
diperoleh dari hasil wawancara. Berdasarkan tes tertulis dan wawancara dapat
diketahui penyebab miskonsepsi pada siswa adalah karena prakonsepsi yang diterima
siswa tidak sesuai dengan konsep ilmiah, sehingga siswa sulit menghilangkan
miskonsepsi. Dari hasil penelitian terlihat adanya perbedaan miskonsepsi atau
dengan kata lain, miskonsepsi yang dialami siswa beragam jenisnya, hal ini terlihat
dari hasil wawancara yang dilakukan terhadap 5 orang siswa.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK