PENINGKATAN ELEKTABILITAS PARTAI GERINDRA PADA PEMILU LEGISLATIF KOTA BANDA ACEH TAHUN 2014 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENINGKATAN ELEKTABILITAS PARTAI GERINDRA PADA PEMILU LEGISLATIF KOTA BANDA ACEH TAHUN 2014


Pengarang

Mujiburrahman - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1010103020015

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada Pemilu Legislatif 2009 Partai Gerindra merupakan partai baru yang kuat secara nasional karena mampu memperoleh 26 kursi DPR RI. Namun, di Kota Banda Aceh Partai Gerindra hanya mampu memperoleh 1,10% suara dan tidak memperoleh satupun kursi DPRK. Pencapaian itu menunjukkan elektabilitas Partai Gerindra sangat rendah di Kota Banda Aceh pada Pemilu Legislatif 2009, tetapi di tahun 2014 Partai Gerindra mampu memperoleh 9,01 % suara dan dua kursi DPRK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan elektabilitas Partai Gerindra dan faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan elektabilitas Partai Gerindra pada Pemilu Legislatif Kota Banda Aceh Tahun 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penelitian lapangan serta dokumentasi dan kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 3 strategi pemenangan Partai Gerindra. Pertama, pencitraan. Kedua, kampanye door to door. Ketiga, pemanfaatan media. Terdapat 2 faktor peningkatan elektabilitas Partai. Pertama, figur Mahyiddin dan Ramza Harli. Kedua, penempatan figur Prabowo Subianto. Disarankan agar tokoh Partai Gerindra menjaga citra baik atau stilisasi estetika. agar Partai Gerindra dapat memperbanyak kegiatan kemasyarakatan, berbaur langsung dengan masyarakat seakan-akan tidak ada jarak pemisah antara Partai Gerindra dengan masyarakat sipil. Sehingga kedekatan yang terbentuk bukan lagi sekedar kedekatan individu yang diusung oleh partai dengan masyarakat sipil, tetapi kedekatan antara masyarakat sipil dengan kelompok terorganisir yang disebut partai politik bernama Gerindra. Selain itu mejaga kader-kader dari tindakan yang dapat membentuk citra negatif Partai Gerindra seperti korupsi dan tindakan amoral lainnya juga merupakan sebuah keniscayaan dalam meningkatkan elektabilitas Partai Gerindra pada Pemilu Legislatif berikutnya atau sekurang-kurangnya elektabilitas pada Pemilu Legislatif Tahun 2014 dapat dipertahankan. Kader yang diusung dalam Pemilu Legislatif harus figur yang memiliki kapasitas dan citra yang baik dikalangan masyarakat Kota Banda Aceh, mengingat figur merupakan salah satu faktor kemenangan calon legislatif di Kota Banda Aceh.

Kata Kunci : Elektabilitas

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK