ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI DI PROPINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI DI PROPINSI ACEH


Pengarang

NURUL FITRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1109200010005

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.16

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Aceh merupakan salah satu propinsi sentra produksi padi di Indonesia yang ditargetkan akan mampu melakukan swasembada beras dan menjadi lumbung pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi padi di Propinsi Aceh. Ruang lingkup penelitian dibatasi pada irigasi teknis, irigasi ½ teknis, irigasi sederhana, luas lahan, tenaga kerja dan produksi padi di Propinsi Aceh. Dalam penelitian ini analisis dilakukan dengan menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) dalam bentuk regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel irigasi teknis, irigasi sederhana, luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh positif terhadap produksi padi di Propinsi Aceh, sedangkan irigasi ½ teknis berpengaruh negatif terhadap produksi padi di Propinsi Aceh. Secara parsial irigasi teknis, luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Propinsi Aceh, sedangkan irigasi ½ teknis dan irigasi sederhana tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Propinsi Aceh. Namun secara simultan hasil uji F menunjukkan Fhit = 140,784 > Ftab = 3,20 sehingga secara keseluruhan irigasi teknis, irigasi ½ teknis, irigasi sederhana, luas lahan dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap produksi padi di Propinsi Aceh. Dimana koefisien korelasi (R) sebesar 0,992 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,985. Untuk itu diperlukan usaha aktif dari pemerintah dalam meningkatkan produksi padi, di antaranya dengan penyediaan luas lahan yang memadai dan meningkatkan anggarannya untuk memperbaiki infrastruktur irigasi dan pengelolaannya terutama pada irigasi ½ teknis dan irigasi sederhana, serta membangun jaringan irigasi teknis yang baru sehingga irigasi ½ teknis dan irigasi sederhana dapat dikembangkan menjadi irigasi teknis yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi padi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK