MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

FLORA ROSALIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200050023

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Pascasarjana., 2016

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR
NEGERI KOTA BANDA ACEH

Oleh: Flora Rosalia
NIM: 1309200050023


Komisi Pembimbing :
1. Prof. Dr. Murniati AR, M. Pd.
2. Dr. Bahrun, M. Pd.


ABSTRAK

Pendidikan inklusif merupakan wadah strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi semua Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), termasuk anak penyandang cacat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara lebih spesifik mengenai perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendidikan inklusif di Sekolah Dasar Negeri Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian ini adalah melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini meliputi kepala sekolah, guru, orangtua/wali siswa, dan pihak Dinas Pendidikan. Lokasi penelitian ini yaitu SDN 1, SDN 32 dan SDN 54 di Kota Banda Aceh. Hasil penelitian ditemukan bahwa perencanaan pendidikan inlkusif di ketiga sekolah belum terprogram dan terdokumentasi secara efektif. Hanya SDN 1 yang telah menunjuk secara khusus penanggung jawab pendidikan inklusif di sekolah. Dalam pelaksanaannya, sekolah belum memiliki guru pembimbing khusus, sarana prasarana, kurikulum, dan media pembelajaran khusus. Pengawasan hanya dilakukan oleh kepala sekolah dan guru, serta tidak menggunakan dokumen instrumen. Sedangkan evaluasi pembelajaran dilakukan secara khusus tetapi tidak terdokumentasi. Faktor pendukung pelaksanaan pendidikan inklusif di sekolah, kepala sekolah dan guru memiliki persepsi, kepekaan dan komitmen positif terhadap PDBK. Sementara itu, faktor penghambat pendidikan inklusif di sekolah meliputi: dinas terkait belum merancang program khusus, belum melakukan pendampingan dan pengawasan, belum menempatkan guru berlatar belakang pendidikan luar biasa dan belum menerapkan kurikulum sekolah inklusif. Disarankan kepada Dinas terkait untuk dapat memberikan perhatian secara lebih mendalam dengan menempatkan Guru Pembimbing Khusus (GPK), memberikan bantuan yang mengarah langsung kepada kebutuhan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) dan melakukan pendampingan terhadap sekolah penyelenggara program pendidikan inklusif.

Kata Kunci: Manajemen, Pendidikan Inklusif

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK