MITIGASI KECANDUAN MEDIA SOSIAL MELALUI ETIKA DIGITAL DI SMK NEGERI 1 LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MITIGASI KECANDUAN MEDIA SOSIAL MELALUI ETIKA DIGITAL DI SMK NEGERI 1 LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

DHIYANING WIDY ANINDITA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Saiful - 197606142001121002 - Dosen Pembimbing I
Rizal Fahmi - 199201292021021101 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2206101010027

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang belum diimbangi dengan kemampuan mengendalikan diri dan pemahaman etika digital, sehingga berpotensi menimbulkan kecanduan media sosial. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan media sosial oleh siswa SMK Negeri 1 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar serta upaya mitigasi kecanduan media sosial melalui penguatan etika digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, meliputi satu orang Kepala Sekolah, satu orang Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, satu orang Guru Bimbingan Konseling, satu orang Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta perwakilan siswa. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis melalui redukasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memanfaatkan Instagram, Tiktok, WhatsApp, dan Telegram untuk komunikasi, memperoleh informasi, hiburan, dan pembelajaran dengan durasi penggunaan 1-7 jam perhari. Penerapan kewarganegaraan digital masih berada pada tingkat dasar, terutama pada aspek keamanan digital, hukum digital, dan literasi digital. Sekolah telah melakukan pembatasan penggunaan handphone, sosialisasi, pembinaan, serta kerja sama dengan orang tua, namun belum terintegrasi dalam program literasi digital yang sistematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan etika digital secara berkelanjutan melalui kolaborasi sekolah, guru, orang tua, dan siswa diperlukan agar mitigasi kecanduan media sosial lebih efektif. Oleh karena itu, sekolah disarankan mengembangkan program literasi digital yang terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran serta tanggung jawab siswa dalam menggunakan media sosial secara bijak.
Kata kunci: mitigasi, kecanduan media sosial, etika digital, kewarganegaraan digital, SMK

This research is motivated by the high level of social medeia use among adolescents, witch is not yet balanced with self-control skills and an understanding of digital ethics, this potentially leading to social media addiction. This study aims to describe social media use by students at SMK Negeri 1 Lhoknga, Aceh Besar Regency, and efforts to mitigate social media addiction through strengthening digital ethics. The study used a qualitative, descriptive approach. The research subjects were determined throught purposive sampling technique, including one Principal, one Vice Principal for Student Affairs, one Guidance and Counseling Teacher, one Information and Communication Technology Teacher, and student representatives. Data were collected through observation and interviews, then analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that students use Instagram, Tiktok, WhatsApp, and Telegram for comununication, obtaining information, entertainment, and learning with a usage duration of 1-7 hours per day. The implementation of digital citizenship is still at basic level, especially in aspects of digital security, digital law, and digital literacy. The scholl has implemented restrictions on mobile phone use, socialization, coaching, and collaboration with parents, but has not been integrate infto a systematic ditigal literacy program. This study concludes that continuous strengthening of digital ethics through collaboration among schools, teachers, parents, and students is essential for more effective mitigation of social media addiction. Therefore schools are advised to develop structure and sustainable digital literacy programs to enhance students awareness and sense od responsibility regarding the wise use of social media. Keywords: mitigation, social media addiction, digital ethics, digital citizenship, vocational high school

Citation



    SERVICES DESK