OPTIMALISASI PERAN PUSKESMAS LAMPUPOK DALAM MENINGKATKAN PENGGUNA MOBILE JKN DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

OPTIMALISASI PERAN PUSKESMAS LAMPUPOK DALAM MENINGKATKAN PENGGUNA MOBILE JKN DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

POCUT ZAHRAN NADA FIRSA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mukhrijal - 198810202022031002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2210104010124

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Pemerintahan (S1) / PDDIKTI : 65201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Optimalisasi pelayanan kesehatan berbasis digital melalui aplikasi Mobile JKN salah satu upaya BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun, pemanfaatan Mobile JKN di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar masih belum optimal karena dipengaruhi oleh rendahnya literasi digital, keterbatasan akses teknologi, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan manfaat aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran Puskesmas Lampupok dalam meningkatkan pengguna Mobile JKN di Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan Teori Peran Ralph Linton (Putri dkk, 2023) yang meliputi indikator status sosial, peran sosial, harapan sosial, hak dan kewajiban, serta interaksi sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 10 orang yang terdiri atas unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Puskesmas Lampupok, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi peran Puskesmas Lampupok dalam meningkatkan pengguna Mobile JKN belum sepenuhnya berjalan optimal. Puskesmas telah melaksanakan sosialisasi, edukasi, pendampingan, serta koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan, namun pelaksanaannya belum mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Faktor pendukung meliputi dukungan kebijakan, koordinasi antarlembaga, dan komitmen petugas, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan kepemilikan telepon pintar dan akses internet, serta kurangnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital kesehatan.

Optimizing digital-based health services through the Mobile JKN application is one of BPJS Kesehatan's efforts to improve the quality of services to the community. However, the utilization of Mobile JKN in Indrapuri District, Aceh Besar Regency is still not optimal due to low digital literacy, limited access to technology, and a lack of public understanding of the application's functions and benefits. This study aims to analyze the optimization of the role of the Lampupok Community Health Center in increasing Mobile JKN users in Indrapuri District, Aceh Besar Regency and identify factors that support and hinder its implementation. This study uses Ralph Linton's Role Theory (Putri et al., 2023) which includes indicators of social status, social roles, social expectations, rights and obligations, and social interactions. The research method used is descriptive qualitative research with data collection techniques through interviews and documentation. The research informants numbered 10 people consisting of elements of the Aceh Besar District Health Office, BPJS Kesehatan Banda Aceh Branch, Lampupok Community Health Center, and the community. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results indicate that the Lampupok Community Health Center's role in increasing Mobile JKN users has not been fully optimized. The Community Health Center has implemented outreach, education, mentoring, and coordination with the Health Office and BPJS Kesehatan, but its implementation has not been able to reach all levels of society. Supporting factors include policy support, interagency coordination, and staff commitment. While inhibiting factors include low digital literacy, limited smartphone ownership and internet access, and community participation in utilizing digital health services.

Citation



    SERVICES DESK