KONSENTRASI PROGESTERON KUDA GAYO (EQUUS CABALLUS) SETELAH TERAPI SILENT HEAT PASCA PARTUS MENGGUNAKAN VITAMIN A D E SECARA INTRAMUSKULAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KONSENTRASI PROGESTERON KUDA GAYO (EQUUS CABALLUS) SETELAH TERAPI SILENT HEAT PASCA PARTUS MENGGUNAKAN VITAMIN A D E SECARA INTRAMUSKULAR


Pengarang

jabeer sulthan - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Juli Melia - 197701112008122002 - Dosen Pembimbing I
Erdiansyah Rahmi - 197405122000031001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2002101010168

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Silent heat pada kuda pasca partus merupakan gangguan reproduksi yang ditandai dengan tidak munculnya gejala estrus meskipun aktivitas ovarium tetap berlangsung. Kondisi ini sering dikaitkan dengan ketidakseimbangan hormon reproduksi, khususnya estrogen dan progesteron, serta faktor nutrisi yang memengaruhi fungsi ovarium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi progesteron plasma pada kuda gayo yang mengalami silent heat pasca partus sebelum dan setelah terapi menggunakan vitamin A D E secara intramuskular. Penelitian ini merupakan studi eksperimental longitudinal menggunakan tiga ekor kuda betina pasca partus yang didiagnosis mengalami silent heat. Pengambilan sampel darah dilakukan selama 12 hari, yaitu 6 hari sebelum dan 6 hari setelah terapi. Konsentrasi progesteron diukur menggunakan metode ELISA dan dianalisis dengan uji Paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian vitamin A D E secara intramuskular tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05) terhadap konsentrasi progesteron plasma meskipun terjadi variasi nilai pada masing-masing individu (Krenceng=2,15±0,77 vs 2,46±0,74; Elang=1,94±0,57 vs 1,67±0,38 dan Bela=2,15±0,60 vs 2,09±0,40 ng/ml). Dapat disimpulkan bahwa pemberian vitamin A D E secara intramuskular tidak memberikan perbedaan yang signifikan terhadap konsentrasi progesteron plasma sebelum dan setelah terapi pada kuda gayo yang mengalami silent heat pasca partus.

Silent heat in postpartum mares is a reproductive disorder characterized by the absence of estrus symptoms despite ongoing ovarian activity. This condition is often associated with imbalances in reproductive hormones, particularly estrogen and progesterone, as well as nutritional factors that affect ovarian function. This study aimed to determine plasma progesterone concentrations in gayo mares experiencing postpartum silent heat before and after intramuscular therapy with vitamins A D E. This study is a longitudinal experimental study involving three postpartum mares diagnosed with silent heat. Blood samples were collected over a 12-day period, specifically 6 days before and 6 days after therapy. Progesterone concentrations were measured using the ELISA method and analyzed with a paired-sample t-test. The results showed that intramuscular administration of vitamins A D E did not result in a significant difference (p>0.05) in plasma progesterone concentrations, although there were variations in values among the individual horses (Krenceng=2.15±0.77 vs 2.46±0.74; Elang = 1.94 ± 0.57 vs. 1.67 ± 0.38 and Bela = 2.15 ± 0.60 vs. 2.09 ± 0.40 ng/ml). It can be concluded that intramuscular administration of vitamins A D E did not result in a significant difference in plasma progesterone concentrations before and after therapy in gayo horses experiencing postpartum silent heat.

Citation



    SERVICES DESK