Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PERBANDINGAN KADAR KORTISOL PADA FESES SAPI ACEH BUNTING PADA TRIMESTER 1, 2,…

BINTANG FIRDAUS

PERBANDINGAN KADAR KORTISOL PADA FESES SAPI ACEH BUNTING PADA TRIMESTER 1, 2, dan 3 SECARA NON INVASIF ABSTRAK Kortisol merupakan hormon glukokortikoid yang berperan dalam mekanisme stres fisiologis dan proses persiapan partus. Selama kebuntingan, dinamika kadar kortisol dapat mencerminkan kondisi fisiologis induk dan perkembangan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar kortisol pada feses sapi aceh bunting pada trimester I, II, dan III dengan metode non-invasif.…

PENGARUH LITTER AMPAS SERBUK KOPI TERHADAP FEED CONVERSION RATIO (FCR) DAN FO…

SUBHAN

Penggunaan litter berperan penting dalam menjaga kenyamanan kandang dan dapat memengaruhi FCR serta FPD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan litter ampas serbuk kopi dan litter sekam padi terhadap feed conversion ratio (FCR) dan footpad dermatitis (FPD) pada pemeliharaan ayam broiler.Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan, yaitu litter ampas serbuk kopi (P1) dan litter sekam padi (P2), masing-masing t…

KONSENTRASI PROGESTERON KUDA GAYO (EQUUS CABALLUS) SETELAH TERAPI SILENT HEAT…

jabeer sulthan

Silent heat pada kuda pasca partus merupakan gangguan reproduksi yang ditandai dengan tidak munculnya gejala estrus meskipun aktivitas ovarium tetap berlangsung. Kondisi ini sering dikaitkan dengan ketidakseimbangan hormon reproduksi, khususnya estrogen dan progesteron, serta faktor nutrisi yang memengaruhi fungsi ovarium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi progesteron plasma pada kuda gayo yang mengalami silent heat pasca partus sebelum dan setelah terapi menggunakan vitam…

IDENTIFIKASI INTERAKSI NEGATIF TERHADAP KEBERADAAN MONYET EKOR PANJANG (MAC…

IKHWAL FURQAN

Interaksi negatif antara monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dan petani sawit di Kecamatan Kuala Pesisir semakin meningkat seiring dengan perubahan lanskap dan berkurangnya habitat alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk interaksi negatif, menganalisis penyebab terjadinya, serta mengetahui dampak yang dialami petani akibat keberadaan monyet ekor panjang di perkebunan kelapa sawit rakyat. Penelitian dilaksanakan pada bulan September hingga Oktober 2025 di Desa Kuala…

GAMBARAN HISTOLOGI KANTUNG TINTA GURITA (OCTOPUS SP.) DI PERAIRAN LAMPUUK LHO…

Khalid faqih kautsar

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histologi kantung tinta gurita (Octopus sp.) yang ditemukan di perairan Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Gurita merupakan hewan laut dari kelas Cephalopoda yang memiliki kantung tinta sebagai alat pertahanan diri. Tinta gurita diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antimikroba, antioksidan, dan antikanker. Penelitian dilakukan secara deskriptif terhadap 10 ekor gurita segar yang diperoleh dari …

IDENTIFIKASI PAKAN ORANGUTAN SUMATERA ( PONGO APELII, LESSON, 1827 )DI KAWASA…

ALFARISI YUSFA

RINGKASAN Penelitian ini berjudul Identifikasi Pakan Orangutan Sumatera (Pongo abelii, Lesson, 1827) di Kawasan Hutan Tripe Jaya. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya informasi mengenai jenis dan ketersediaan pakan bagi orangutan Sumatera yang merupakan satwa endemik dan terancam punah. Habitat orangutan semakin tertekan akibat degradasi hutan, sehingga identifikasi sumber pakan alami menjadi krusial untuk upaya konservasi dan pengelolaan habitat. Tujuan penelitian ini adalah unt…

PERAN EKOLOGIS MAMALIA KECIL TUPAI DALAM RESTORASI HUTAN KETAMBE KABUPATEN AC…

Suriati Armaini

Peran Ekologis Mamalia Kecil Tupai (Scandentia) dalam Restorasi Hutan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, serta memperoleh informasi mengenai status konservasinya. Penelitian dilakukan di Desa Aunan Sepakat, Kecamatan Ketambe, selama Desember-Januari 2025 menggunakan metode observasi langsung dan studi literature. Pengamatan dilakukan dua kali sehari (pagi 07.00-13.00 WIB dan siang-sore 14.00-18.00 WIB) selama dua kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua jenis tupai, yaitu tupai ta…

ANALISIS RESPON ORANGUTAN SUMATERA TERHADAP SIMULASI ANCAMAN DI STASIUN PENEL…

FERNANDO RAMANDHA RAHMAN

Orangutan sumatera (Pongo abelii) merupakan primata arboreal berstatus sangat terancam punah akibat kerusakan habitat dan konflik dengan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis respon orangutan sumatera terhadap simulasi ancaman predator (suara harimau) dan aktivitas manusia (suara gergaji mesin) di Stasiun Penelitian Ketambe, Taman Nasional Gunung Leuser, Aceh. Penelitian dilaksanakan Januari–Maret 2025 dengan metode eksperimen lapangan melalui pemutaran suara (playback audio) pada …

INVENTARISASI JENIS REPTILIA DI KAWASAN PT. TUSAM HUTANI LESTARI KABUPATEN AC…

YOGA BAGUS ZULKIFLI

Reptilia menjadi salah satu indikator keseimbangan lingkungan (bio-indikator) yang harus dijaga kelestariannya. Hewan ini merupakan komponen penting dari jaring makanan di beberapa bagian ekosistem karena mengisi peran penting baik sebagai predator maupun spesies mangsa. Banyak hutan di Indonesia mengalami kerusakan akibat aktivitas manusia dan sangat mengancam keberadaan jenis reptilia serta ekosistemnya. Selain itu ancaman kepunahan spesies reptilia disebabkan oleh perburuan yang dilakukan …

PENGARUH KONDISI BIOFISIK HABITAT DALAM PENENTUAN LOKASI MEMBANGUN SARANG ORA…

INTAN PADANG

Orangutan sumatera (Pongo abelii) adalah satwa endemic Indonesia yang kini berstatus kritis (Critically Endangered) menurut IUCN. Populasi orangutan terus menurun akibat kerusakan dan fragmentasi habitat, terutama di Sumatera. Keruskan habitat menyebabkan berkurangnya area jelajah dan sumber pakan bagi orangutan. Habitat yang ideal sangat penting bagi kelangsungan hidup orangutan, termasuk dalam pemilihan lokasi membangun sarang. Pemilihan pohon untuk sarang dipengaruhi oleh struktur dan keku…




    SERVICES DESK