PERAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN BAGI MAHASISWA PPKN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN ORGANISASI KEMAHASISWAAN DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN BAGI MAHASISWA PPKN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

ARSA AUFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Maimun - 198104202010121003 - Dosen Pembimbing I
Ridayani - 198412012017032101 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2206101010060

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Organisasi kemahasiswaan merupakan wadah pengembangan diri yang berperan penting dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan dan menganalisis peran organisasi kemahasiswaan dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa PPKn FKIP Universitas Syiah Kuala; dan (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pembentukan karakter kepemimpinan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, melibatkan 10 mahasiswa pengurus organisasi kemahasiswaan sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) organisasi kemahasiswaan membentuk karakter kepemimpinan melalui musyawarah, pelaksanaan program kerja, kaderisasi, komunikasi organisasi, pembagian tanggung jawab, dan penyelesaian konflik, yang mengembangkan kemampuan mengambil keputusan, memotivasi anggota, berkomunikasi, mengelola anggota, bertanggung jawab, dan mengendalikan emosi; (2) faktor penghambat internal meliputi kurangnya kepercayaan diri, rendahnya motivasi berorganisasi, keraguan diri, dan rasa takut gagal; dan faktor penghambat eksternal meliputi kurangnya dukungan lingkungan, rendahnya partisipasi mahasiswa, budaya organisasi tertentu, dan kesulitan membagi waktu antara akademik dan organisasi. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa: (1) organisasi kemahasiswaan berperan strategis sebagai wadah pembelajaran sosial dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa; dan (2) efektivitas pembentukan karakter tersebut masih dipengaruhi faktor individu dan lingkungan sehingga belum berlangsung optimal pada seluruh mahasiswa. Saran yang diajukan yaitu: (1) mahasiswa perlu lebih aktif berorganisasi serta meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan manajemen waktu; (2) organisasi kemahasiswaan perlu memperkuat kaderisasi, pelatihan kepemimpinan, dan budaya organisasi yang inklusif; dan (3) peneliti selanjutnya disarankan mengkaji peran organisasi kemahasiswaan pada program studi atau perguruan tinggi lain.
Kata Kunci: Organisasi Kemahasiswaan, Karakter Kepemimpinan, Mahasiswa PPKn.

Student organizations serve as a self-development platform that plays an important role in shaping students' leadership character. This study aims to: (1) describe and analyze the role of student organizations in shaping the leadership character of Civic Education (PPKn) students at FKIP Universitas Syiah Kuala; and (2) identify the factors hindering the formation of such leadership character. This study used a qualitative descriptive approach, involving 10 active students serving as student organization administrators as informants. Data were collected through interviews and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that: (1) student organizations shape leadership character through deliberation, work program implementation, cadre regeneration, organizational communication, division of responsibilities, and conflict resolution, which develop students' decision-making, member-motivating, communication, member-managing, responsibility, and emotional-control skills; (2) internal inhibiting factors include lack of self-confidence, low organizational motivation, self-doubt, and fear of failure; and external inhibiting factors include lack of environmental support, low student participation, certain organizational cultures, and difficulty balancing academic and organizational activities. Based on these findings, it is concluded that: (1) student organizations play a strategic role as a social learning platform in shaping students' leadership character; and (2) the effectiveness of this character formation is still influenced by individual and environmental factors, so it has not been optimal for all students. The suggestions proposed are: (1) students should participate more actively in organizations and improve their motivation, self-confidence, and time management; (2) student organizations need to strengthen cadre regeneration, leadership training, and foster an inclusive organizational culture; and (3) future researchers are advised to examine the role of student organizations in other study programs or universities. Keywords: Student Organizations, Leadership Character, Civic Education Students.

Citation



    SERVICES DESK