PERANCANGAN RUMAH SAKIT GERIATRI DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERANCANGAN RUMAH SAKIT GERIATRI DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

NAILUS AZKIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Cut Dewi - 197807152002122002 - Dosen Pembimbing I
Laina Hilma Sari - 198007122006042003 - Dosen Pembimbing II
Teuku Ivan - 196801051999031001 - Penguji
Mirza - 196212161991021001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2204104010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Arsitektur., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

725.51

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pertumbuhan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia, khususnya di Kota Banda Aceh, menimbulkan kebutuhan baru terhadapa fasilitas kesehatan yang berfokus pada pelayanan geriatric secara terpadu. Bedasarkan data BPS tahun 2022, presentase lansia di Provinsi Aceh melampaui 8% dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kondisi ini memperlihatkan bahwa rumah sakit umum yang ada belum sepenuhnya mampu menyediakan pelayanan medis, rehabilitasi, dan dukungan sosial yang sesuai dengan kebutuhan spesifik kelompok usia lanjut. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan perancangan Rumah Sakit Geriatri di Banda Aceh sebagai pusat pelayanan dan rujukan khusu bagi pasien lansia.
Perancangan ini mengambil tema “Healthy Clean Living”, dengan tujuan mewujudkan lingkungan penyembuhan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi penggunanya. Pendekatan desain berfokus pada penerapan konsep healing environment dengan memaksimalkan cahaya alami, sirkulasi udara silang, dan penggunaan material ramah lingkungan. Elemen hijau seperti healing garden serta green roof dihadirkan untuk memberikan efek terapeutik sekaligus mendukung keseimbangan fisik dan mental pasien. Tata ruang dirancangan dengan memperhatikan keamanan mobilitas, serta kenyamanan psikologis pengguna, sesuai karakteristik lansia.
Metodologi perancangan melibatkan analisis tapak, studi pengguna, kebutuhan ruang, dan penerapan prinsip biophilic design serta sustainable clean design. Hasil rancangan diharapkan mampu menghadirkan rumah sakit yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan medis, tetapi juga sebagai lingkungan hidup yang higienis, nyaman, dan menumbuhkan kesejahteraan lansia secara menyeluruh. Dengan demikian, Rumah Sakit Geriatri di Banda Aceh diharapkan menjadi model penerapan arsitektur berkelanjutan dalam bidang kesehatan yang mendukung gaya hidup bersih dan sehat.

Kata Kunci: Rumah sakit geriatric, lansia, Banda Aceh, Healthy Clean Living, healing environment.

The growth of the elderly population in Indonesia, particularly in Banda Aceh, has created a new demand for healthcare facilities that focus on integrated geriatric services. Data from Statistics Indonesia (BPS) for 2022 indicates that the elderly population in Aceh Province exceeds 8% and continues to rise annually. This situation reveals that existing general hospitals are not yet fully equipped to provide the medical care, rehabilitation, and social support tailored to the specific needs of the elderly. To address this issue, a Geriatric Hospital is being designed in Banda Aceh to serve as a specialized care and referral center for elderly patients. The design adopts the theme "Healthy Clean Living," aiming to create a healing environment that is healthy, clean, and comfortable for its users. The design approach focuses on implementing the "healing environment" concept by maximizing natural light and cross-ventilation while utilizing eco-friendly materials. Green elements, such as healing gardens and green roofs, are incorporated to provide therapeutic benefits and support the patients' physical and mental well-being. Spatial planning prioritizes safe mobility and psychological comfort, taking into account the specific characteristics of the elderly. The design methodology encompasses site analysis, user studies, spatial requirements, and the application of biophilic and sustainable clean design principles. The resulting design aims to create a hospital that functions not merely as a medical treatment facility but also as a hygienic, comfortable living environment that fosters the holistic well-being of the elderly. Consequently, the Geriatric Hospital in Banda Aceh is expected to serve as a model for sustainable healthcare architecture that promotes a clean and healthy lifestyle. Keywords: Geriatric hospital, elderly, Banda Aceh, Healthy Clean Living, healing environment.

Citation



    SERVICES DESK