Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERANCANGAN PERUMAHAN CLUSTER BERKELANJUTAN DI BANDA ACEH
Pengarang
ZAIMAH ALIFAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Haiqal - 197908122006041004 - Dosen Pembimbing I
Nizarli - 196411271991021001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2204104010043
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik Arsitektur., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
728.37
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perancangan perumahan cluster dengan konsep berkelanjutan di Banda Aceh
dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan hunian perkotaan yang tidak hanya
memenuhi aspek fungsional, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,
sosial, dan ekonomi. Banda Aceh sebagai kota dengan iklim tropis menuntut
pendekatan desain yang ramah lingkungan, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan
masyarakat urban. Perumahan cluster dipilih karena mampu memanfaatkan lahan
secara optimal, mempermudah pengelolaan infrastruktur, serta mendorong
terbentuknya komunitas yang lebih terintegrasi.
Prinsip arsitektur berkelanjutan menjadi dasar utama dalam perancangan, yang
diwujudkan melalui penerapan passive design untuk efisiensi energi, pemanfaatan
pencahayaan dan penghawaan alami, penggunaan material ramah lingkungan,
serta integrasi vegetasi dalam bangunan maupun kawasan. Selain itu, penyediaan
ruang terbuka hijau difungsikan sebagai elemen ekologis sekaligus ruang sosial
bersama. Dari sisi sosial, rancangan menghadirkan ruang interaksi komunitas dan
aksesibilitas terhadap fasilitas umum, sedangkan dari sisi ekonomi, desain
diarahkan pada keterjangkauan hunian serta efisiensi biaya operasional.
Kata Kunci: Perumahan Cluster, Sustainable Building, Banda Aceh, SDG 11.
The design of sustainable cluster housing in Banda Aceh was motivated by the growing demand for urban housing that not only meets functional requirements but also supports environmental, social, and economic sustainability. Banda Aceh, a city with a tropical climate, demands a design approach that is environmentally friendly, efficient, and suited to the needs of the urban community. Cluster housing was chosen because it optimally utilizes land, simplifies infrastructure management, and encourages the formation of a more integrated community. Sustainable architectural principles form the primary basis of the design, realized through the application of passive design for energy efficiency, the utilization of natural lighting and ventilation, the use of environmentally friendly materials, and the integration of vegetation within buildings and the area. Furthermore, while the provision of green open spaces functions as both ecological elements and shared social spaces. From a social perspective, the design provides space for community interaction and accessibility to public facilities, while from an economic perspective, the design is geared towards housing affordability and operational cost efficiency. Keywords: Cluster Housing, Sustainable Building, Banda Aceh, SDG 11.
PERANCANGAN CONVENTION CENTER DI KOTA BANDA ACEH (TEMA: GREEN ARCHITECTURE) (NAJWA KALISHA, 2026)
PERANCANGAN SEKOLAH TINGGI ARSITEKTUR DESAIN DAN PERENCANAAN DI BANDA ACEH (zakinaufal, 2020)
PERANCANGAN SHOPPING MALL DI BANDA ACEH (TEMA: GREEN ARCHITECTURE) (NAJWA HARIZA HUSEIN, 2026)
PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH DAN BUDAYA KABUPATEN PIDIE (MUHAMMAD ILHAM ABRAR, 2020)
PERUMAHAN RAMAH LINGKUNGAN DI BANDA ACEH (Khairul Rizal Sb, 2017)