TINGKAT RISIKO KECELAKAAN DARI PENGEMUDI TRUK BERDASARKAN PENGALAMAN MENGEMUDI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

TINGKAT RISIKO KECELAKAAN DARI PENGEMUDI TRUK BERDASARKAN PENGALAMAN MENGEMUDI


Pengarang

IKLIL ALDORI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Renni Angraini - 197109231997022001 - Dosen Pembimbing I
Juliana Fisaini - 199007172019032021 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2204101010152

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kecelakaan lalu lintas pada kendaraan angkutan barang, khususnya truk, masih menjadi permasalahan signifikan di Indonesia karena kontribusinya yang besar terhadap angka kecelakaan, fatalitas, serta kerugian material di sektor transportasi. Kondisi ini sebagian besar dipengaruhi oleh faktor manusia, terutama perilaku mengemudi dan tingkat pengalaman pengemudi, yang berperan penting dalam menentukan kemampuan individu dalam merespons situasi lalu lintas, mengambil keputusan secara cepat, serta mempertahankan konsentrasi selama perjalanan jarak jauh. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengalaman mengemudi dengan perilaku pelanggaran serta menilai tingkat risiko kecelakaan berdasarkan pengalaman tersebut. Pengemudi dengan pengalaman dibawah 10 tahun dan 10–20 tahun dibandingkan melalui pengukuran perilaku seperti mengemudi dalam kondisi mengantuk, lelah, berkendara di atas 100 km/jam, menerima telepon, dan membuka web atau media sosial. Penelitian dilakukan di Banda Aceh dan Aceh Besar dengan sampel 100 pengemudi truk yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang direkode menjadi dua kategori (Ya/Tidak), kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel dan Odds Ratio untuk menentukan tingkat risiko kecelakaan pada masing-masing perilaku pelanggaran. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa hanya variabel mengemudi ketika lelah yang memiliki hubungan signifikan dengan pengalaman mengemudi (χ² = 5,741 > 3,841), sedangkan variabel lainnya tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis Odds Ratio menunjukkan bahwa pengemudi dengan pengalaman 10–20 tahun memiliki tingkat risiko lebih tinggi dibandingkan pengemudi dengan pengalaman kurang dari 10 tahun pada seluruh indikator pelanggaran lalu lintas, dengan risiko tertinggi pada perilaku mengemudi ketika lelah (OR = 4,041).

Traffic accidents involving freight transportation vehicles, particularly trucks, remain a significant issue in Indonesia due to their substantial contribution to accident rates, fatalities, and material losses in the transportation sector. This condition is largely influenced by human factors, especially driving behavior and driving experience, which play important roles in determining a driver's ability to respond to traffic situations, make quick decisions, and maintain concentration during long-distance trips. This study aims to analyze the relationship between driving experience and traffic violation behavior, as well as to assess accident risk levels based on driving experience. Drivers with less than 10 years of experience and those with 10–20 years of experience were compared through the assessment of several behaviors, including driving while drowsy, driving while fatigued, driving at speeds exceeding 100 km/h, answering phone calls, and using mobile phones to browse the web or social media while driving. The study was conducted in Banda Aceh and Aceh Besar involving 100 truck drivers selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire, which was subsequently recoded into two categories (Yes/No). The data were analyzed using the Chi-Square test to determine the relationship between variables and Odds Ratio analysis to assess accident risk levels associated with each violation behavior. The Chi-Square test results indicated that only the variable of driving while fatigued had a significant relationship with driving experience (χ² = 5.741 > 3.841), while the other variables showed no significant relationship. The Odds Ratio analysis revealed that drivers with 10–20 years of driving experience had a higher risk level than drivers with less than 10 years of experience across all traffic violation indicators, with the highest risk observed for driving while fatigued (OR = 4.041).

Citation



    SERVICES DESK