Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SERAPAN BUSANA MODIFIKASI KEBAYA-HANBOK DI KALANGAN K-POPERS
Pengarang
NAMIRA FEBRINA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
2006104010095
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Namira Febrina. (2026). Serapan Busana Modifikasi Kebaya-Hanbok di Kalangan K-Popers.
[Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dra. Zuraini M, M.Pd., dan Nurbaiti,
M.Pd.
Perkembangan tren fesyen yang dipengaruhi oleh globalisasi budaya, khususnya fenomena
Hallyu (Korean Wave), telah meningkatkan minat generasi muda terhadap busana tradisional
Korea seperti hanbok. Fenomena ini berpotensi menggeser perhatian terhadap busana
tradisional Indonesia, terutama kebaya, yang memiliki nilai budaya dan identitas yang tinggi.
Oleh karena itu, diperlukan inovasi desain melalui penggabungan dan modifikasi unsur
kebaya dan hanbok agar kebaya tetap relevan, menarik, serta mampu bersaing dalam
perkembangan tren fesyen di kalangan generasi muda, khususnya K-Popers. Namun, kajian
yang membahas pengembangan desain modifikasi kebaya–hanbok serta tingkat ketertarikan
pengguna terhadap produk tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
proses perancangan busana pesta modifikasi kebaya hanbok, menghasilkan produk busana
berdasarkan perpaduan kedua unsur budaya tersebut, serta menganalisis tingkat ketertarikan
kalangan K-Popers terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
penyebaran kuesioner kepada 30 responden menggunakan Google Form. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kedua produk memperoleh tingkat ketertarikan yang tinggi di kalangan
responden. Produk I memiliki tingkat eksplorasi desain yang lebih menonjol dengan
penggunaan siluet rok bervolume yang terinspirasi dari hanbok sehingga menghasilkan
tampilan yang lebih atraktif, ekspresif, dan inovatif. Sementara itu, produk II menampilkan
desain yang lebih sederhana dengan siluet ramping serta perpaduan unsur kebaya dan hanbok
yang lebih halus sehingga memberikan kesan elegan, modern, dan mudah digunakan. Kedua
desain memadukan struktur bahu, elemen otgoreum (tali pita khas hanbok), serta detail
kebaya modern sehingga menghasilkan busana pesta yang kontemporer dan sesuai dengan
tren masa kini. Berdasarkan hasil penilaian responden, produk I memiliki tingkat ketertarikan
yang lebih tinggi dibandingkan produk II karena dinilai lebih sesuai dengan karakteristik K
Popers yang cenderung menyukai desain busana yang unik, ekspresif, dan menarik secara
visual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi busana kebaya–hanbok dapat
menjadi salah satu strategi inovatif dalam melestarikan kebaya melalui pendekatan budaya
populer yang diminati generasi muda.
Kata Kunci: Ketertarikan, Busana Modifikasi, Kebaya-Hanbok, K-Popers
ABSTRACT Namira Febrina. (2026). Adoption of Modified Kebaya–Hanbok Fashion Among K-Pop Fans. [Undergraduate Thesis. Universitas Syiah Kuala]. Supervised by Dra. Zuraini M, M.Pd., and Nurbaiti, M.Pd. The development of fashion trends influenced by cultural globalization, particularly the Hallyu (Korean Wave) phenomenon, has significantly increased young people’s interest in Korean traditional clothing such as the hanbok. This phenomenon has the potential to reduce attention toward Indonesian traditional attire, especially the kebaya, which holds important cultural values and identity. Therefore, design innovation is needed through the integration and modification of kebaya and hanbok elements in order to maintain the relevance, attractiveness, and sustainability of kebaya among younger generations, particularly K Popers. However, studies focusing on the development of modified kebaya–hanbok designs as well as the level of interest of users toward such products are still limited. This study aims to determine the design process of modified kebaya–hanbok party wear, to produce fashion products based on the integration of both cultural elements, and to analyze the level of interest among K-Popers toward the resulting products. This research employed a quantitative approach with an experimental method. Data were collected through questionnaires distributed to 30 respondents using Google Forms. The results of the study indicate that both products obtained a high level of interest among respondents. Product I demonstrates a higher level of design exploration by incorporating a voluminous skirt silhouette inspired by hanbok, resulting in a more attractive, expressive, and innovative appearance. In contrast, Product II presents a simpler design with a slimmer silhouette and a more subtle integration of kebaya and hanbok elements, creating an elegant, modern, and wearable impression. Both designs integrate shoulder structure, otgoreum (a traditional ribbon element of hanbok), and modern kebaya details to produce contemporary party wear suitable for current fashion trends. Based on respondents’ evaluations, Product I shows a higher level of interest compared to Product II, as it is considered more aligned with the characteristics of K-Popers who tend to prefer unique, expressive, and visually appealing fashion styles. These findings indicate that the modification of kebaya–hanbok fashion can serve as an innovative strategy to preserve and promote kebaya by adapting it to contemporary cultural trends and youth preferences. Keywords: Interest, Modified Fashion, Kebaya–Hanbok, K-Popers
FENOMENA DEINDIVIDUASI PADA PENGGUNA AKUN ANONIM KPOPERS DI MEDIA SOSIAL X (RAISYAH SITI HAFIFAH, 2024)
PEMAKAIAN BUSANA PENGANTIN ACEH MODIFIKASI DI KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH (Cut Ade Meriskha, 2016)
MODIFIKASI BUSANA PENGANTIN ADAT ACEH PESISIRRNDI KALANGAN PERIAS PENGANTIN (Eno Octavia Baijuri, 2022)
DESAIN MODIFIKASI BENTUK FUSION BUSANA PADA KARAKTER ANIME ONE PIECE SEBAGAI DESAIN BUSANA KREASI (CUT MULYATI OKTAVIA, 2026)
MODIFIKASI BUSANA REMPILIS GAYO LUES DIKALANGAN REMAJA KOTA BANDA ACEH (Rizki Maisarah, 2018)