PENGAWASAN DAN PENINDAKAN TERHADAP PELANGGARAN QANUN KOTA BANDA ACEH NOMOR 5 TAHUN 2016 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (SUATU PENELITIAN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGAWASAN DAN PENINDAKAN TERHADAP PELANGGARAN QANUN KOTA BANDA ACEH NOMOR 5 TAHUN 2016 TENTANG KAWASAN TANPA ROKOK (SUATU PENELITIAN DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH)


Pengarang

REZA ZAHWAL RIANDI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Andri Kurniawan - 198105022006041002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1903101010205

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pelanggaran terhadap qanun tersebut, serta upaya yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris yang dilakukan melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Qanun Kota Banda Aceh Nomor 5 Tahun 2016 di RSUD dr. Zainoel Abidin telah dilakukan melalui sosialisasi, pemasangan stiker kawasan tanpa rokok, pemberian imbauan, dan pengawasan lapangan. Namun, pelaksanaan penindakan belum berjalan secara optimal karena penerapan sanksi masih lebih banyak dilakukan melalui pendekatan persuasif dan pembinaan. Faktor yang menyebabkan masih terjadinya pelanggaran antara lain rendahnya kesadaran hukum masyarakat, pengawasan yang belum dilaksanakan secara berkelanjutan, belum optimalnya penerapan sanksi, serta adanya perbedaan pemahaman mengenai kewenangan pengawasan antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Disarankan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemerintah Aceh, serta instansi terkait agar meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan pengawasan kawasan tanpa rokok, melakukan sosialisasi secara berkelanjutan, dan menerapkan sanksi sesuai ketentuan qanun secara konsisten guna meningkatkan kepatuhan masyarakat. Selain itu, diperlukan pengawasan yang lebih terstruktur dan berkesinambungan agar tujuan pembentukan Kawasan Tanpa Rokok dapat tercapai secara efektif di lingkungan RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.

This study aims to examine the implementation of Banda Aceh Municipal Qanun Number 5 of 2016 concerning Smoke-Free Areas at Dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital, Banda Aceh, to identify the factors contributing to violations of the Qanun, and to analyze the efforts undertaken to enhance the effectiveness of its implementation. This research employed an empirical juridical method through both library research and field research. The findings indicate that the implementation of Banda Aceh Municipal Qanun Number 5 of 2016 at Dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital has been carried out through public awareness campaigns, the installation of smoke-free area signs, the provision of warnings, and field supervision. However, law enforcement has not been fully effective, as sanctions are predominantly applied through persuasive and educational approaches rather than punitive measures. The factors contributing to continued violations include low public legal awareness, inconsistent supervision, the suboptimal enforcement of sanctions, and differing interpretations regarding supervisory authority between the municipal and provincial governments. This study recommends that the Banda Aceh Municipal Government, the Aceh Provincial Government, and relevant institutions strengthen coordination in supervising smoke-free areas, conduct continuous public awareness campaigns, and consistently enforce sanctions in accordance with the provisions of the Qanun to improve public compliance. Furthermore, a more structured and sustainable supervisory system is required to ensure that the objectives of establishing Smoke-Free Areas are effectively achieved within the environment of Dr. Zainoel Abidin Regional General Hospital, Banda Aceh.

Citation



    SERVICES DESK