STUDENTS' PERCEPTIONS TOWARD NATIVE-SPEAKERRNYOU TUBE VLOGGERS IN SPEAKING PRACTICE (A QUALITATIVE STUDY AT ENGLISH LANGUAGE EDUCATION, FACULTY OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION, SYIAH KUALA UNIVERSITY) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDENTS' PERCEPTIONS TOWARD NATIVE-SPEAKERRNYOU TUBE VLOGGERS IN SPEAKING PRACTICE (A QUALITATIVE STUDY AT ENGLISH LANGUAGE EDUCATION, FACULTY OF TEACHER TRAINING AND EDUCATION, SYIAH KUALA UNIVERSITY)


Pengarang

NAZILATUL AZQIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Diana Fauzia Sari - 197809092006042001 - Dosen Pembimbing I
Nurul Inayah - 198610032014042001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2106102020013

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S1) / PDDIKTI : 88203

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Bahasa Inggris., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nazilatul Azqia. (2026), *Persepsi Mahasiswa terhadap Vlogger YouTube Penutur Asli dalam Praktik Berbicara*. [Skripsi, Universitas Syiah Kuala]. Di bawah bimbingan Diana Fauzia Sari, S.Pd., M.A. dan Nurul Inayah, S.Pd., M.TESOL.

Pemanfaatan media digital dalam pembelajaran bahasa Inggris telah mengalami perkembangan yang signifikan, khususnya di kalangan pembelajar Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) yang berupaya memperoleh paparan bahasa autentik di luar konteks pembelajaran formal di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa terhadap vlogger YouTube penutur asli sebagai media latihan keterampilan berbicara bahasa Inggris, serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dipersepsikan dalam pemanfaatannya. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala, dengan melibatkan 50 mahasiswa sebagai partisipan. Penelitian ini menggunakan metode campuran deskriptif (descriptive mixed-method), dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara. Kajian ini dilandasi oleh Teori Input (Input Hypothesis) Krashen (1985) dan Teori Sosiokultural Vygotsky (1978), yang masing-masing menekankan urgensi input autentik dan interaksi yang termediasi secara sosial dalam proses pemerolehan bahasa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi yang sangat positif terhadap vlog YouTube penutur asli, dengan tingkat respons positif secara keseluruhan sebesar 79,6%. Aspek autentisitas dan kualitas konten memperoleh persentase tertinggi, yaitu 91,6%, diikuti oleh manfaat berbicara yang dipersepsikan sebesar 89,5%, frekuensi penggunaan sebesar 73%, serta strategi pembelajaran sebesar 64,4%. Mahasiswa melaporkan adanya peningkatan yang dipersepsikan secara mandiri pada berbagai aspek keterampilan berbicara, meliputi pelafalan, kelancaran, penguasaan kosakata, kepercayaan diri, serta penurunan kecemasan berbicara. Adapun kendala utama yang teridentifikasi meliputi kecepatan tutur penutur asli yang tinggi, penggunaan ungkapan informal dan slang yang kompleks, serta ketiadaan umpan balik interaktif secara langsung.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa memandang manfaat paparan digital autentik lebih besar dibandingkan tantangan yang dihadapi. Vlog YouTube penutur asli dipandang sebagai sumber belajar mandiri yang bernilai dan mampu meningkatkan motivasi belajar bagi pembelajar EFL. Oleh karena itu,disarankan agar pendidik secara sengaja mengintegrasikan kegiatan pembelajaran berbasis vlog ke dalam kurikulum pengajaran bahasa untuk meningkatkan pengembangan keterampilan berbicara siswa.
Kata kunci: Persepsi siswa, Penutur asli, Vlogger YouTube, Keterampilan berbicara,EFL

Nazilatul Azqia. (2026), Students’ Perceptions toward Native-Speaker YouTube Vloggers in Speaking Practice. [Undergraduate Thesis, Syiah Kuala University]. Under the supervision of Diana Fauzia Sari, S.Pd., M.A. and Nurul Inayah, S.Pd., M.TESOL. The use of digital media in English language learning has grown significantly, particularly among EFL learners seeking authentic language exposure beyond the classroom. This study aims to investigate students' perceptions of native speaker YouTube vloggers as a medium for English speaking practice, as well as to identify the perceived benefits and obstacles associated with their use. The study was conducted at the English Language Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Syiah Kuala University, involving 50 students as participants. A descriptive mixed-method was employed, with data collected through questionnaires and interviews. The study is grounded in Krashen's Input Hypothesis (1985) and Vygotsky's Sociocultural Theory (1978), which emphasize the role of authentic input and socially mediated interaction in language acquisition. The findings reveal that students hold a strongly positive perception of native speaker YouTube vlogs, with an overall positive response rate of 79.6%. Content authenticity and quality received the highest rating at 91.6%, followed by perceived speaking benefits at 89.5%, frequency of use at 73%, and learning strategies at 64.4%. Students reported self-perceived improvements across several aspects of speaking, including pronunciation, fluency, vocabulary, confidence, and a reduction in speaking anxiety. The main obstacles identified were the fast speaking speed of native speakers, the use of complex slang and informal language, and the absence of direct interactive feedback. The study concludes that students perceived the benefits of authentic digital exposure as outweighing the challenges encountered. Native speaker YouTube vlogs are considered a valuable and motivating self-learning resource for EFL learners. It is therefore recommended that educators intentionally integrate vlog-based learning activities into language teaching curricula to enhance students' speaking skill development. Keywords: Students' perceptions, Native speaker, YouTube vloggers, Speaking skills, EFL

Citation



    SERVICES DESK