EVALUASI KESELAMATAN DAN KENYAMANAN PUBLIK PADA PASAR TRADISIONAL PAJAK PAGI KUTACANE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EVALUASI KESELAMATAN DAN KENYAMANAN PUBLIK PADA PASAR TRADISIONAL PAJAK PAGI KUTACANE


Pengarang

MISBAHUL MUNIR - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Laina Hilma Sari - 198007122006042003 - Dosen Pembimbing I
Nizarli - 196411271991021001 - Dosen Pembimbing II
Abdul Munir - 197207081998021001 - Penguji
Muhammad Haiqal - 197908122006041004 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2204104010033

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik - Arsitektur., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abstrak

Pasar Tradisional merupakan sarana penting penunjang kegiatan ekonomi lokal, terutama sebagai wadah interaksi sosial dan transaksi sehari-hari. Salah satu pasar tersebut adalah Pasar Pajak Pagi Kutacane, Pasar rakyat terbesar di Kabupaten Aceh Tenggara, yang berperan penting dalam menjaga sirkulasi ekonomi dan menjadi pusat kegiatan masyarakat. Namun, kondisi fisik dan tata ruang pasar ini masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti sistem drainase yang belum optimal, penataan pedagang yang kurang tertib, dan kerusakan bangunan yang membahayakan keselamatan masyarakat. Kebakaran pada tahun 2022 dan runtuhnya sebagian bangunan pasar pada tahun 2024 memperkuat indikasi bahwa pasar ini memiliki tingkat kerentanan yang tinggi dalam hal keselamatan dan kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik bangunan dan tata ruang Pasar Pajak Pagi Kutacane dari perspektif keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan terhadap kondisi pasar eksisting, penyebaran kuesioner kepada pedagang, pengunjung, dan pengelola, serta dokumentasi dari laporan pemerintah daerah dan liputan media lokal. Hasil penelitian Menunjukkan bahwa sebagian besar indikator berada pada kategori “cukup” hingga “baik”. Indikator dengan skor tertinggi berada pada kategori kenyamanan, yaitu 75,4%, menunjukkan kondisi relatif mendukung aktivitas pengguna. Sebaliknya, indikator dengan nilai terendah sebesar 39,6% berada pada kategori buruk, yang menunjukkan adanya aspek yang belum memenuhi tingkat kenyamanan yang diharapkan. Selain itu, beberapa indikator keselamatan berada pada rentang 57,8% hingga 65,6%, menunjukkan bahwa kondisi pasar masih berada pada tingkat menengah dan belum sepenuhnya optimal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi keselamatan dan kenyamanan di pasar pajak pagi kutacane masih perlu ditingkatkan, khususnya pada aspek drainase, sirkulasi, dan kualitas fisik bangunan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam upaya penataan pasar tradisional lebih aman, tertib, dan nyaman.
Kata Kunci : Pasar Tradisional, Pajak Pagi Kutacane, Keselamatan, Kenyamanan, Penataan.

Abstract Traditional markets are an important means of supporting local economic activities, particularly as a forum for social interaction and daily transactions. One such market is the Kutacane Morning Tax Market, the largest traditional market in Southeast Aceh Regency, which plays a vital role in maintaining economic circulation and serving as a center of community activity. However, the physical condition and spatial layout of this market still face various problems, such as a suboptimal drainage system, unorganized vendor arrangement, and building damage that endangers public safety. A fire in 2022 and the collapse of part of the market building in 2024 reinforce indications that this market has a high level of vulnerability in terms of user safety and comfort. This study aims to analyze the physical condition of the building and spatial layout of the Kutacane Morning Tax Market from the perspective of public safety and comfort. The method used is a quantitative descriptive approach, with data collection techniques such as field observations of existing market conditions, distribution of questionnaires to traders, visitors, and managers, and documentation from local government reports and local media coverage. The results show that most indicators are in the "sufficient" to "good" category. The indicator with the highest score is in the comfort category, namely 75.4%, indicating conditions that are relatively supportive of user activities. Conversely, the indicator with the lowest score, 39.6%, is in the poor category, indicating that some aspects do not meet the expected comfort level. Furthermore, several safety indicators range from 57.8% to 65.6%, indicating that market conditions are still at a moderate level and not yet fully optimal. Based on these results, it can be concluded that safety and comfort conditions at the Kutacane Morning Tax Market still need improvement, particularly in aspects of drainage, circulation, and the physical quality of the building. This research is expected to provide a basis for efforts to organize traditional markets to be safer, more orderly, and more comfortable. Keywords: Traditional Market, Kutacane Morning Market, Safety, Comfort, Redevelopment.

Citation



    SERVICES DESK