RISIKO DALAM PROSES PRODUKSI BRIKETKU BERBAHAN BAKU AMPAS KOPI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

RISIKO DALAM PROSES PRODUKSI BRIKETKU BERBAHAN BAKU AMPAS KOPI


Pengarang

FARHAN RAMADHAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Litna Nurjannah Ginting - 199201242020122006 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2205002010002

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Manajemen Agribisnis (D3) / PDDIKTI : 54401

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian Manajemen Agribisnis (D3)., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

662.6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
Briket merupakan bahan bakar padat yang berasal dari bahan organik seperti limbah pertanian dan perkebunan, salah satunya ampas kopi. Ampas kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi untuk diolah menjadi briket sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Produk Briketku merupakan inovasi yang memanfaatkan ampas kopi sebagai bahan utama dalam pembuatan briket dengan keunggulan berupa daya bakar yang stabil, tidak menghasilkan asap berlebih, serta lebih efisien dibandingkan bahan bakar konvensional. Namun, dalam proses produksinya terdapat berbagai risiko yang dapat memengaruhi kualitas produk yang dihasilkan. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah untuk mengidentifikasi serta menganalisis tingkat risiko yang terjadi dalam proses produksi briket ampas kopi. Metode analisis yang digunakan adalah metode eksperimen dan analisis deskriptif, yaitu dengan melakukan pengamatan langsung terhadap setiap tahapan produksi mulai dari pengeringan bahan baku, pencampuran, pencetakan, hingga penyimpanan. Analisis risiko dilakukan dengan menggunakan matriks risiko berdasarkan tingkat kemungkinan terjadinya risiko dan dampak yang ditimbulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa risiko dalam proses produksi, seperti bahan baku yang masih lembap, pencampuran yang tidak merata, kesalahan pencetakan, serta penyimpanan yang kurang tepat. Risiko tertinggi terdapat pada kualitas briket yang mudah rapuh atau tidak seragam, sedangkan risiko lainnya berada pada kategori sedang hingga tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan upaya pengendalian seperti memastikan bahan baku dalam kondisi kering, menstandarisasi komposisi perekat, meningkatkan ketelitian dalam proses produksi, serta memperbaiki sistem penyimpanan dan distribusi. Dengan adanya pengendalian risiko yang baik, diharapkan kualitas produk Briketku dapat lebih terjaga dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

SUMMARY Briquettes are solid fuels made from organic materials such as agricultural and plantation waste, one of which is coffee grounds. Coffee grounds, which have not been optimally utilized, have the potential to be processed into briquettes as an environmentally friendly and economically valuable alternative energy source. The product Briketku is an innovation that utilizes coffee grounds as the main raw material in briquette production, offering advantages such as stable combustion, low smoke emissions, and higher efficiency compared to conventional fuels. However, in the production process, there are various risks that may affect the quality of the final product. The purpose of this final project is to identify and analyze the level of risk occurring in the production process of coffee ground briquettes. The analytical methods used in this study are experimental and descriptive analysis methods, carried out by direct observation of each stage of the production process, including raw material drying, mixing, molding, and storage. Risk analysis is conducted using a risk matrix based on the level of likelihood and the impact of each risk. The results show that several risks occur during the production process, such as moist raw materials, uneven mixing, molding errors, and improper storage. The highest risk is found in the quality of briquettes that are easily fragile or not uniform, while other risks fall into moderate to high categories. To overcome these risks, several control measures are implemented, including ensuring that raw materials are completely dry, standardizing the composition of binders, improving accuracy in the production process, and enhancing storage and distribution systems. With proper risk management, it is expected that the quality of Briketku products can be maintained and further developed as an environmentally friendly and sustainable alternative energy source.

Citation



    SERVICES DESK