SISTEM PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI SECARA REAL-TIME BERBASIS RNINTERNET OF THINGS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

SISTEM PEMANTAUAN KUALITAS AIR SUNGAI SECARA REAL-TIME BERBASIS RNINTERNET OF THINGS


Pengarang

Fadlurrahman Alhafizh Redi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Roslidar - 197807192002122002 - Dosen Pembimbing I
Mohd. Syaryadhi - 197904142005011003 - Dosen Pembimbing II
Alfatirta Mufti - 198003062005011002 - Penguji
Alfisyahrin - 197007301999031002 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2004105010080

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Elektro (S1) / PDDIKTI : 20201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pencemaran air sungai akibat aktivitas manusia dapat menurunkan kualitas air dan berdampak pada lingkungan serta kesehatan masyarakat. Pemantauan kualitas air yang masih dilakukan secara manual dinilai kurang efektif karena tidak dapat memberikan informasi secara cepat dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan kualitas air sungai secara real-time berbasis Internet of Things (IoT). Perancangan prototipe sistem monitoring dilakukan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 yang terhubung dengan
beberapa sensor, yaitu sensor pH, sensor kekeruhan (turbidity), sensor dissolved oxygen (DO), sensor suhu, dan sensor flow meter untuk mengukur debit aliran air. Parameter kualitas air dalam penelitian ini mengacu pada nilai ambang baku mutu yang umum digunakan, yaitu pH pada rentang 6,5–8,5, dissolved oxygen (DO) sebesar 6–8 mg/L, tingkat kekeruhan maksimum 25 NTU, serta suhu air pada kisaran 25°C–35°C. Pengambilan data dilakukan secara real-time dengan interval setiap 30 menit, kemudian data dikirim melalui jaringan internet dan ditampilkan
pada aplikasi mobile untuk memudahkan pengguna dalam memantau kondisi air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memantau kualitas air secara otomatis dan menampilkan kondisi air pada aplikasi mobile dalam tiga kategori status, yaitu clean, offline, dan polluted. Kategori clean ditetapkan ketika minimal tiga parameter berada dalam rentang baku mutu, sedangkan kategori polluted ditetapkan ketika minimal dua parameter berada di luar batas standar yang telah ditentukan. Adapun kategori offline menunjukkan kondisi ketika perangkat tidak terhubung dengan jaringan atau tidak mengirimkan data. Sistem juga dilengkapi dengan mekanisme alarm otomatis yang aktif saat kondisi polluted terdeteksi sebagai bentuk peringatan dini terhadap potensi pencemaran air.

River water pollution caused by human activities can reduce water quality and have adverse impacts on the environment and public health. Conventional manual water quality monitoring is considered less effective because it cannot provide rapid and continuous information. This study aims to design a real-time river water quality monitoring system based on the Internet of Things (IoT). The monitoring system prototype was developed using a NodeMCU ESP8266 microcontroller connected to several sensors, including a pH sensor, turbidity sensor, dissolved oxygen (DO) sensor, temperature sensor, and flow meter sensor to measure water discharge. The water quality parameters in this study refer to commonly used standard threshold values, namely pH in the range of 6.5–8.5, dissolved oxygen (DO) of 6–8 mg/L, maximum turbidity level of 25 NTU, and water temperature in the range of 25°C–35°C. Data were collected in real time at 30-minute intervals, then transmitted via the internet and displayed on a mobile application to facilitate users in monitoring water conditions. The results show that the system is capable of automatically monitoring water quality and displaying water conditions on the mobile application in three status categories: clean, offline, and polluted. The clean category is assigned when at least three parameters are within the standard quality range, while the polluted category is assigned when at least two parameters exceed the predetermined standard limits. The offline category indicates that the device is not connected to the network or is not transmitting data. The system is also equipped with an automatic alarm mechanism that is activated when polluted conditions are detected as an early warning measure against potential water pollution.

Citation



    SERVICES DESK