RELASI KUASA KATAHATI INSTITUTE DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM UPAYA MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DI SAMAR KILANG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

RELASI KUASA KATAHATI INSTITUTE DAN PEMERINTAH DAERAH DALAM UPAYA MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DI SAMAR KILANG


Pengarang

HENDRI SAPUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Novita Sari - 199111012019032028 - Dosen Pembimbing I
Iqbal Ahmady - 199104292019031015 - Penguji
Maghfira Faraidiany - 199402262022032017 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2110103010125

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)



ABSTRAK
Katahati Institute merupakan salah satu lembaga swadaya masyarakat yang
bergerak pada isu lingkungan hidup, pembangunan masyarakat, dan kebijakan
publik. Lembaga ini menjalin kerja sama dengan Pemerintah Daerah di Kecamatan
Syiah Utama (Samar Kilang) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat
melalui program pemberdayaan berbasis pengelolaan sumber daya alam secara
berkelanjutan. Namun, dalam pelaksanaannya, hubungan kerja sama tersebut tidak
terlepas dari dinamika Relasi Kuasa, seperti dominasi kebijakan pemerintah daerah,
keterbatasan ruang partisipasi masyarakat, serta tantangan koordinasi antaraktor.
Kondisi ini menarik untuk dikaji guna memahami bagaimana Relasi Kuasa bekerja
dalam praktik pembangunan di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis Relasi Kuasa antara Katahati Institute dan Pemerintah Daerah dalam
program peningkatan kesejahteraan masyarakat di Samar Kilang, serta
mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kerja sama tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan,
dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teori Relasi
Kuasa Michel Foucault dan konsep kesejahteraan menurut Brudeseth. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Relasi Kuasa antara Katahati Institute dan
Pemerintah Daerah bersifat timbal balik dan saling melengkapi. Pemerintah Daerah
berperan dalam menyediakan legitimasi, kebijakan, dan dukungan administratif,
sementara Katahati Institute berfungsi sebagai penghubung antara pemerintah dan
masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan berbasis potensi lokal, seperti
pengolahan hasil hutan bukan kayu (aren dan janeng). Meskipun demikian,
penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sumber
daya manusia, lemahnya koordinasi antaraktor, serta belum adanya kebijakan
khusus yang secara optimal memperkuat peran dan partisipasi masyarakat.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar rekomendasi bagi pengembangan
kebijakan kolaboratif yang lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat di Samar Kilang.

Kata Kunci: Relasi Kuasa, Katahati Institute, Pemerintah Daerah,
Kesejahteraan Masyarakat.

ABSTRACT Katahati Institute is a non-governmental organization that focuses on environmental issues, community development, and public policy. The Institute collaborates with the Local Government in Syiah Utama Subdistrict (Samar Kilang) to improve community welfare through empowerment programs based on sustainable natural resource management. However, in practice, this collaboration involves power dynamics, such as the dominance of local government policies, limited space for community participation, and coordination challenges among stakeholders. These conditions make the collaboration an important subject of study to understand how power relations operate in local development practices. This study aims to analyze the power relations between Katahati Institute and the Local Government in community welfare improvement programs in Samar Kilang, as well as to identify the challenges faced in implementing this collaboration. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis. The data were analyzed using Michel Foucault’s theory of power relations and Brudeseth’s concept of welfare. The findings indicate that the power relations between Katahati Institute and the Local Government are reciprocal and complementary. The Local Government provides legitimacy, policy frameworks, and administrative support, while Katahati Institute acts as a bridge between the government and the community through empowerment activities based on local potential, such as the processing of non-timber forest products (aren and janeng). Nevertheless, several challenges remain, including limited human resources, weak coordination among actors, and the absence of specific policies that effectively strengthen community participation. This study is expected to serve as a basis for developing more effective collaborative policies to enhance community welfare in Samar Kilang. Keywords: Power Relations, Katahati Institute, Local Government, Community Welfare

Citation



    SERVICES DESK