PERAN ZAKAT DALAM MEMODERASI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PERAN ZAKAT DALAM MEMODERASI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA


Pengarang

Meutia Maulida Rahma - Personal Name;

Dosen Pembimbing

M. Shabri - 197110032005011001 - Dosen Pembimbing I
Srinita - 196201231987032001 - Dosen Pembimbing II
Apridar - 196704132001121001 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2301201010005

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ilmu Ekonomi (S2) / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Prog. Studi Magister Ilmu Ekonomi., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.9

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat dalam memoderasi Lembaga Keuangan Syariah (Asuransi Syariah (AS), Perbankan Syariah (PS), Reksadana Syariah (RS), Saham Syariah (SS) dan Sukuk (SKK)) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Data yang digunakan merupakan data time series selama periode Januari 2014-Desember 2024 yang dianalisis dengan model Autoregression Distrubuted Lag (ARDL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, asuransi syariah dan perbankan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara reksadana syariah, saham syariah dan sukuk memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Dalam jangka panjang, asuransi syariah dan perbankan syariah memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sedangkan reksadana syariah, saham syariah dan sukuk menunjukkan pengaruh positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan analisis jangka pendek pada masing- masing variabel moderasi zakat pada asuransi syariah, reksadana syariah, saham syariah dan sukuk menunjukkan pengaruh signifikan negatif. Sedangkan perbankan syariah signifikan positif. Pada jangka panjang hanya moderasi pada perbankan syariah dan saham syariah yang signifikan namun negatif. Sementara variabel zakat yang memoderasi variabel lain seperti asuransi syariah, reksadana syariah, dan sukuk tidak memiliki pengaruh dalam jangka panjang. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, disarankan agar lembaga keuangan syariah bisa bertransformasi dari pelengkap menjadi penggerak, dengan membuka lahan baru di pembiayaan konsumtif dan produktif. Temuan ini juga mengindikasikan bahwa zakat belum berfungsi secara optimal sebagai instrumen yang mampu memperkuat pengaruh antara lembaga keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi.

Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Asuransi Syariah, Perbankan Syariah, Reksadana Syariah, Saham Syariah, Sukuk, Zakat

The study analyze the role of zakat in moderating Islamic Financial Institutions Sharia Insurance (AS), Sharia Banking (PS), Sharia Mutual Funds (RS), Sharia Stocks (SS), and Sukuk (SKK)) on Economic Growth in Indonesia in the short and long term. The data used is time series data for the period January 2014 until December 2024, which was analyzed using the Autoregression Distributed Lag (ARDL) model. The results show that in the short term, Sharia insurance and Sharia banking have a positive and significant effect on economic growth. Meanwhile, Sharia mutual funds, Sharia stocks, and sukuk have a significant negative effect on economic growth. In the long term, Sharia insurance and Sharia banking have a significant negative effect on economic growth in Indonesia. Meanwhile, Sharia mutual funds, Sharia stocks, and sukuk show a significant positive effect on economic growth. Based on a short-term analysis of each variable, the moderation of zakat on Sharia insurance, Sharia mutual funds, Sharia stocks, and sukuk shows a significant negative effect. Meanwhile, In the long term, only the moderation in Sharia banking and Sharia stocks is significant but negative. The zakat variable that moderates other variables such as Sharia Insurance, Sharia Mutual Funds and Sukuk has no influence in the long term. To encourage Indonesia’s Economic growth, it is recommended that Islamic financial institutions transform from being complementary to being drivers, by opening up new areas in consumptive and productive financing. These findings also indicate that zakat has not yet functioned optimally as an instrument capable of strengthening the influence of Islamic financial institutions on economic growth. Keywords: Economic Growth, Sharia Insurance, Sharia Banking, Sharia Mutual Funds, Sharia Stocks, Sukuk, Zakat

Citation



    SERVICES DESK