IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ARGUMENTASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN LITERASI SAINS PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ARGUMENTASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN LITERASI SAINS PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG.


Pengarang

Ahmad Farisi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Evendi - 196412311991031043 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1809200170031

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Pendidikan IPA (S2) / PDDIKTI : 84101

Penerbit

Banda Aceh : Prog.Studi Magister Pendidikan IPA., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tuntutan keterampilan abad 21 adalah keterampilan berpikir kritis dan kemampuan literasi sains. Hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di sekolah MTsS Nurul Falah didapatkan bahwa keterampilan berpikir kritis dan kemampuan literasi sains peserta didik masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis dan literasi sains siswa pada materi getaran dan gelombang yang diajarkan dengan model PBL berbasis argumentasi di MTsS Nurul Falah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimen dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini seluruh peserta didik kelas VIII. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling yaitu kelas VIII-A yang berjumlah 30 siswa yang dipilih sebagai kelas kontrol dan kelas VIII-C yang berjumlah 30 orang siswa dipilih sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dalam bentuk essay. Analisis data menggunakan uji rata-rata, N-gain dan uji independen sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan peningkatan keterampilan berpikir kritis dan literasi sains siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai rata-rata keterampilan berpikir kritis dan literasi sains siswa kelas eksperimen berada pada kategori tinggi dan kelas kontrol pada kategori sedang.

The demands of the 21st century skills are critical thinking skills and scientific literacy skills. Results of observations and interviews conducted at school MTsS Nurul Falah found that students' critical thinking skills and scientific literacy skills were still low. The purpose of this study was to analyse students critical thinking skills and scientific literacy in vibration and wave material taught using the argumentation-based PBL model in MTsS Nurul Falah. This research uses a quantitative type approach quasi experiment by design Non-Equivalent Control Group design. The population used in this study were all students of class VIII. Sample is determined by technique purposive sampling namely class VIII-A, totaling 30 students selected as the control class and class VIII-C, totaling 30 students selected as the experimental class. The instrument used in this study is a matter of test in the form essay. Data analysis using the average test, N-gain and test independent sample t-test. The results showed that there was a significant difference in the increase in critical thinking skills and scientific literacy of the experimental class and control class students, with the average value of critical thinking skills and scientific literacy of the experimental class students in the high category and the control class in the medium category.

Citation



    SERVICES DESK