STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENCEGAH TERJADINYA BULLYING DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN KRUENG SABEE KABUPATEN ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENCEGAH TERJADINYA BULLYING DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN KRUENG SABEE KABUPATEN ACEH JAYA


Pengarang

Eka Sarwinda - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hizir - 196805311993031003 - Dosen Pembimbing I
Bahrun - 195908241987021001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2409200050035

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.58

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bullying di sekolah dasar merupakan fenomena yang mengkhawatirkan di dunia pendidikan yang dapat mengganggu iklim belajar, menghambat perkembangan sosial-emosional, dan mengancam rasa aman siswa. Masalah ini memerlukan strategi kepala sekolah yang terstruktur dan sistematis, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perencanaan strategis kepala sekolah dalam mewujudkan sekolah dasar bebas perundungan, menganalisis implementasi strategi pencegahan dan penanganan, serta mengevaluasi dampak strategi tersebut terhadap iklim belajar dan rasa aman siswa di sekolah dasar di Kabupaten Krueng Sabee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 2 Calang dan SD Negeri 3 Calang melibatkan 10 narasumber yang terdiri dari dua kepala sekolah, empat guru, dan empat siswa. Penelitian ini dilakukan selama empat bulan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategis kepala sekolah berfokus pada tiga aspek utama, yaitu penyusunan kebijakan anti-bullying tertulis, serta pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di sekolah yang melibatkan (guru, siswa, dan orang tua), serta integrasi program pencegahan bullying ke dalam kegiatan pembelajaran dan non-pembelajaran. Pelaksanaan strategi dilakukan melalui pelatihan guru terkait deteksi dini perilaku bullying, kegiatan ekstrakurikuler yang menekankan kerja sama tim, dan pembiasaan budaya positif. dan penegakan disiplin yang adil dan konsisten. Evaluasi menunjukkan bahwa strategi tersebut secara positif berkontribusi pada penurunan kasus perundungan dan pembentukan hubungan yang lebih harmonis di antara anggota sekolah. Kesimpulannya, perencanaan strategis komprehensif kepala sekolah, yang melibatkan semua pemangku kepentingan, dan didukung oleh komitmen berkelanjutan, dapat menciptakan ingkungan sekolah dasar yang lebih aman dan nyaman bagi siswa. Kesuksesan strategi ini tidak hanya bergantung pada kebijakan formal, tetapi juga pada pembiasaan nilai-nilai positif yang diinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Kata Kunci: Perundungan, kepala sekolah, strategi, sekolah dasar, lingkungan aman

Bullying in elementary schools is a concerning phenomenon in the field of education, as it can disrupt the learning climate, hinder students‟ socio-emotional development, and threaten their sense of safety. This issue requires school principals to adopt structured, systematic leadership strategies to create a safe, comfortable, and supportive school environment. This study aims to analyze principals‟ strategic planning for establishing bullying-free elementary schools, examine the implementation of prevention and intervention strategies, and evaluate their impact on the learning climate and students‟ sense of safety in elementary schools in Krueng Sabee Subdistrict. This research employed a qualitative approach with a descriptive qualitative design. The study was conducted at SDN (State Elementary School) 2 Calang and SDN 3 Calang and involved ten participants, consisting of two principals, four teachers, and four students. Data were collected over four months through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings indicate that principals‟ strategic planning focused on three main aspects: (1) the formulation of written antibullying policies; (2) the establishment of a Violence Prevention and Response Team involving teachers, students, and parents; and (3) the integration of bullying prevention programs into both instructional and non-instructional activities. The implementation of these strategies included teacher training in early detection of bullying behaviors, extracurricular activities emphasizing teamwork, the cultivation of a positive school culture, and consistent, fair enforcement of discipline. Evaluation results show that these strategies contributed positively to reducing bullying incidents and fostering more harmonious relationships among school members. In conclusion, comprehensive strategic planning by school principals, supported by stakeholder involvement and sustained commitment, can create a safer, more supportive elementary school environment. The success of such strategies depends not only on formal policies but also on the internalization of positive values in daily school life. Keywords: Bullying, school principal, strategy, elementary school, safe school environment

Citation



    SERVICES DESK