Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LIMBAH IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) TERHADAP PERTUMBUHAN TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS)
Pengarang
HAIFA VADEA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
2202101010042
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Hewan / Pendidikan Kedokteran Hewan (S1) / PDDIKTI : 54261
Penerbit
Banda Aceh : FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA., 2026
Bahasa
Indonesia
No Classification
664.94
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan limbah ikan tongkol sebagai bahan pakan.
Limbah ikan diolah menjadi tepung ikan agar lebih bermanfaat. Tepung limbah ikan memiliki
keunggulan signifikan karena profil nutrisinya yang kaya protein, mineral, dan vitamin B. Tujuan
dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung limbah ikan tongkol terhadap
pertambahan bobot, panjang badan, dan rasio konversi pakan tikus putih. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 24 sampel tikus dengan empat perlakuan
dan enam ulangan yaitu, P0 = hanya diberi pakan komersial (kontrol negatif), P1 = pakan
komersial dan tepung limbah ikan tongkol 10%, P2 = pakan komersial dan tepung limbah ikan
tongkol 20%, P3 = pakan komersial dan tepung limbah ikan tongkol 30%. Perlakuan dilakukan
selama 28 hari. Data dianalisa menggunakan One way Analysis of Variance (ANOVA) untuk
mengetahui perbedaan rata-rata yang didapatkan antara perlakuan, jika ada perbedaan rata-rata
maka dilanjutkan ke uji Duncan. Analisis statistik digunakan program Statistical Package for The
Social Science (SPSS). Hasil penelitian pada rata-rata pertambahan berat badan berkisar antara
226,75-250,25 g. P0 dengan rata-rata 226,75 g, P1 dengan rata-rata 235,35 g, P2 dengan rata-rata
250,25 g, dan P3 dengan rata-rata 245,78 g. Kelompok P2 menunjukkan rata-rata pertambahan
berat badan tertinggi. Hasil pertambahan panjang badan berkisar pada rata-rata 20,27-20,63 cm.
Kelompok P0 dengan rata-rata 20,27 cm, P1 dengan rata-rata 20,58 cm, P2 dengan rata-rata 20,63
cm, dan P3 dengan rata-rata 20,55 cm. Rata-rata panjang badan tidak menunjukkan adanya
perbedaan yang nyata. Hasil rata-rata rasio konversi pakan (FCR) berkisar antara 0,77-1,15.
Kelompok P0 memiliki rata-rata 1,15, P1 memiliki rata-rata 0,81, P2 memiliki rata-rata 0,77, dan
P3 memiliki rata-rata 0,88. Kelompok P2 menunjukkan nilai FCR paling rendah yang menandakan
kelompok ini paling efisien dikonversi menjadi pertambahan berat badan. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa penambahan tepung limbah ikan tongkol memberikan pengaruh signifikan
terhadap kenaikan bobot badan dan FCR pada tikus putih dengan dosis 20% (P2) sebagai
perlakuan paling efektif. Sementara itu, pertambahan panjang badan tidak menunjukkan perbedaan
berarti antar kelompok.
This study was conducted to utilize tuna (Euthynnus affinis) processing waste as a feed ingredient. Fish waste was processed into fish meal to increase its usefulness. Tuna waste fish meal has significant advantages due to its nutritional profile, which is rich in protein, minerals, and B vitamins. The aim of this study was to determine the effect of tuna waste fish meal supplementation on body weight gain, body length, and feed conversion ratio (FCR) in white rats. This study employed a Completely Randomized Design (CRD) involving 24 rats divided into four treatments with six replications: P0 = commercial feed only (negative control), P1 = commercial feed plus 10% tuna waste fish meal, P2 = commercial feed plus 20% tuna waste fish meal, and P3 = commercial feed plus 30% tuna waste fish meal. The treatments were administered for 28 days. Data were analyzed using One-Way Analysis of Variance (ANOVA) to determine differences among treatment means, followed by Duncan’s Multiple Range Test when significant differences were observed. Statistical analysis was performed using Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). The results showed that the average body weight gain ranged from 226.75 to 250.25 g. Group P0 had an average of 226.75 g, P1 235.35 g, P2 250.25 g, and P3 245.78 g, with P2 showing the highest weight gain. The average body length ranged from 20.27 to 20.63 cm, with P0 at 20.27 cm, P1 at 20.58 cm, P2 at 20.63 cm, and P3 at 20.55 cm. No significant differences in body length were observed among groups. The average feed conversion ratio ranged from 0.77 to 1.15. Group P0 had an average FCR of 1.15, P1 0.81, P2 0.77, and P3 0.88, with P2 exhibiting the lowest FCR, indicating the most efficient conversion into body weight gain. These findings indicate that supplementation with tuna waste fish meal significantly affected body weight gain and FCR in white rats, with the 20% dose (P2) being the most effective treatment. Meanwhile, body length gain did not differ significantly among treatments.
PEMANFAATAN LIMBAH IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) SEBAGAI BAHAN BAKU PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA IKAN GURAMI (OSPHRONEMUS GOURAMY (MUHAMMAD SYAUQI, 2024)
EFEK PERENDAMAN LIMBAH IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) DALAM CUKA AREN TERHADAP KADAR AIR TEPUNG LIMBAH IKAN (JIHAN SALWA AZHIMA, 2025)
PENGARUH PERENDAMAN LIMBAH IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) DI DALAM CUKA AREN TERHADAP KADAR LEMAK TEPUNG LIMBAH IKAN (Raudhatusyifa Arani, 2025)
PENGARUH PEMBERIAN IKAN TONGKOL (EUTHYNNUS AFFINIS) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN POPULASI ROTIFERA (BRACHIONUS PLICATILIS (Yusmiati, 2016)
GAMBARAN HISTOPATOLOGI HATI TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) SETELAH PEMASANGAN IMPLAN WIRE MATERIAL LOGAM HISTOPATHOLOGICAL OF WHITE RAT (RATTUS NORVEGICUS) LIVER AFTER IMPLANTATION OF METAL WIRE MATERIAL (SEFTIA YOLANDA, 2021)