STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DI SMP KECAMATAN TEUNOM ACEH JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DI SMP KECAMATAN TEUNOM ACEH JAYA


Pengarang

Nurul Aflah - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nasir Usman - 196012311985111003 - Dosen Pembimbing I
Bahrun - 195908241987021001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2409200050028

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pasca Sarjana (S2)., 2026

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pendidikan berperan penting dalam membentuk karakter bangsa dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dalam menciptakan budaya organisasi yang kondusif. Namun, sekolah-sekolah di wilayah pedesaan seperti Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, masih menghadapi keterbatasan sumber daya, fasilitas, dan partisipasi masyarakat. Kondisi ini menuntut kepala sekolah menerapkan kepemimpinan adaptif, transformatif, dan kolaboratif untuk membangun budaya sekolah yang produktif dan berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan budaya organisasi sekolah di SMP Kecamatan Teunom, mengidentifikasi program dan implementasinya, serta mengeksplorasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik pengkodean tematik dan triangulasi sumber, teknik, serta waktu untuk memastikan validitas data. Penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah di Kecamatan Teunom melaksanakan program kepemimpinan berbasis keteladanan, komunikasi dua arah, dan pemberdayaan guru untuk memperkuat budaya organisasi sekolah melalui kegiatan keagamaan, pelatihan profesional, dan forum komunikasi partisipatif. Implementasi program dilakukan secara transformasional, di mana kepala sekolah berperan sebagai teladan dan motivator yang mendorong partisipasi guru serta membangun budaya kerja adaptif, religius, dan kolaboratif. Adapun faktor pendukung berasal dari kolaborasi antara guru dan masyarakat, sedangkan hambatan utama mencakup keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan ketidaksinkronan nilai antara sekolah dan lingkungan sosial. Faktor pendukung utama berasal dari kolaborasi guru dan masyarakat, sedangkan hambatan muncul dari keterbatasan sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan ketidaksinkronan nilai antara sekolah dan lingkungan sosial.

Education plays a crucial role in shaping national character and improving the quality of human resources. The success of education is strongly influenced by school leadership in fostering a conducive organizational culture. However, schools in rural areas, such as those in Teunom Subdistrict, Aceh Jaya, continue to face resource and facility limitations, as well as limited community participation. These conditions require school principals to adopt adaptive, transformational, and collaborative leadership approaches to foster a productive, value-driven school culture. This study aims to analyze principals’ leadership strategies for enhancing school organizational culture in junior high schools in Teunom Subdistrict, identify the implemented programs and their implementation, and explore the supporting and inhibiting factors influencing the process. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation, and analyzed using thematic coding and triangulation of sources, techniques, and time to ensure data validity. The findings indicate that principals in Teunom Subdistrict implement leadership programs based on role modelling, two-way communication, and teacher empowerment to strengthen school organizational culture through religious activities, professional development, and participatory communication forums. Program implementation is carried out in a transformational manner, with principals acting as role models and motivators who encourage teacher participation and cultivate an adaptive, religious, and collaborative work culture. Supporting factors include strong collaboration between teachers and the community. At the same time, significant challenges stem from limited resources, resistance to change, and misalignment of values between the school and its surrounding social environment.

Citation



    SERVICES DESK