HUBUNGAN KEBERMAKNAAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN BANK ACEH SYARIAHRNDI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

HUBUNGAN KEBERMAKNAAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA PADA KARYAWAN BANK ACEH SYARIAHRNDI BANDA ACEH


Pengarang

AZRA RUZANA MARSYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Santi Julita - 198307312013012101 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2107101130052

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Industri perbankan menuntut karyawan untuk bekerja dalam lingkungan yang dinamis dan penuh tanggung jawab, sehingga kepuasan kerja menjadi aspek penting dalam menjaga kinerja dan kesejahteraan psikologis karyawan. Salah satu faktor psikologis yang diduga berperan dalam membentuk kepuasan kerja adalah kebermaknaan kerja, yaitu sejauh mana individu memandang pekerjaannya bermakna, bernilai, dan selaras dengan tujuan hidup.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebermaknaan kerja dan kepuasan kerja pada karyawan Bank Aceh Syariah di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan non-struktural Bank Aceh Syariah Kantor Pusat di Banda Aceh yang berjumlah 145 orang, dengan teknik pengambilan sampel berupa total sampling. Instrumen yang digunakan adalah Job Satisfaction Survey (JSS) yang dikembangkan oleh Spector (1997) dan Work and Meaning Inventory (WAMI) yang dikembangkan oleh Steger, Dik, dan Duffy (2012).
Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kebermaknaan kerja dan kepuasan kerja pada karyawan Bank Aceh Syariah (r = 0,23; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kebermaknaan kerja, semakin tinggi pula kepuasan kerja yang dirasakan karyawan. Namun, kekuatan hubungan yang rendah mengindikasikan bahwa kepuasan kerja dipengaruhi oleh faktor lain di luar kebermaknaan kerja.

Banking industry employees are required to work in a dynamic and demanding environment, making job satisfaction a crucial aspect in maintaining employee performance and psychological well-being. One psychological factor suspected of influencing job satisfaction is work meaningfulness, which is the extent to which an individual perceives their work as meaningful, valuable, and aligned with their life goals. This study aims to determine the relationship between work meaningfulness and job satisfaction among Bank Aceh Syariah employees in Banda Aceh. This study used a quantitative approach with correlational methods. The study population was all 145 non-structural employees at the Bank Aceh Syariah Head Office in Banda Aceh, using a total sampling technique. The instruments used were the Job Satisfaction Survey (JSS) developed by Spector (1997) and the Work and Meaning Inventory (WAMI) developed by Steger, Dik, and Duffy (2012). The data analysis revealed a positive and significant relationship between work meaningfulness and job satisfaction among Bank Aceh Syariah employees (r = 0.23; p < 0.05). These findings indicate that the higher the sense of meaningfulness of work, the higher the employee's perceived job satisfaction. However, the low strength of the relationship suggests that job satisfaction is influenced by factors other than meaningfulness of work

Citation



    SERVICES DESK