STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA (PADES) GAMPONG MEUNASAH BALEE KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DESA (PADES) GAMPONG MEUNASAH BALEE KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Al Fadhir - Personal Name;

Dosen Pembimbing

T. Saiful Bahri - 197512052006041001 - Dosen Pembimbing I
Anwar Deli - 196509241995031001 - Dosen Pembimbing II
Lukman Hakim - 197811032006041001 - Penguji
Mustafa - 196112311987021008 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2105202010003

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S2) / PDDIKTI : 54101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Peranian (S2 Agribisis)., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta menganalisis strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Gampong Meunasah Balee, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 30 responden yang terdiri atas aparatur gampong, pengurus BUMDes, dan masyarakat pengguna layanan BUMDes melalui wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif untuk menggambarkan kondisi pengelolaan BUMDes serta analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan yang tepat berdasarkan faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BUMDes masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, permodalan, partisipasi masyarakat, serta lemahnya sistem manajemen dan pengawasan. Berdasarkan hasil analisis SWOT, diperoleh beberapa alternatif strategi yang dapat diterapkan untuk mengoptimalkan peran BUMDes dalam meningkatkan PADes, seperti penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan kompetensi pengelola, optimalisasi potensi usaha desa, serta penguatan kerja sama dan dukungan pemangku kepentingan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kebijakan dan praktik pengelolaan BUMDes sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi desa dan Pendapatan Asli Desa

This study aims to identify the obstacles encountered in the management of Village-Owned Enterprises (Badan Usaha Milik Desa or BUMDes) and to analyse the strategies applicable for increasing Village Own-Source Revenue (Pendapatan Asli Desa or PADes) in Gampong Meunasah Balee, Lhoknga District, Aceh Besar Regency. This research employs a descriptive qualitative approach with a survey method. Data were collected from 30 respondents, comprising village officials, BUMDes administrators, and community members utilising BUMDes services, through interviews, questionnaires, and documentation. The data analysis includes descriptive analysis to depict the condition of BUMDes management and SWOT analysis to formulate appropriate development strategies based on internal and external factors. The results indicate that BUMDes management continues to face various obstacles, including limited human resources, capital constraints, low community participation, and weak management and supervisory systems. Based on the SWOT analysis, several strategic alternatives were derived to optimise the role of BUMDes in increasing PADes. These include strengthening institutional capacity, enhancing administrator competence, optimising village business potential, and strengthening cooperation and stakeholder support. This study is expected to contribute to the development of policies and management practices for BUMDes as a strategic instrument in enhancing village economic independence and Village Own-Source Revenue.

Citation



    SERVICES DESK