ANALISIS VALUE AT RISK (VAR) TERHADAP PORTOFOLIO SAHAM SYARIAH PADA JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) DENGAN METODE SIMULASI HISTORIS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS VALUE AT RISK (VAR) TERHADAP PORTOFOLIO SAHAM SYARIAH PADA JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII) DENGAN METODE SIMULASI HISTORIS


Pengarang

Zurriyati Funna - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rini Oktavia - 197010121995122002 - Dosen Pembimbing I
Vera Halfiani - 198910062019032014 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2008101010071

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas MIPA (S1)., 2026

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini menganalisis risiko investasi saham menggunakan metode Value at Risk (VaR) pada saham individual dan portofolio. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa saham KLBF memiliki nilai VaR tertinggi dalam periode 285 hari sebesar Rp36.173.300, sehingga merupakan saham dengan tingkat risiko kerugian terbesar. Sebaliknya, saham CPIN memiliki nilai VaR harian terendah sebesar Rp7.359 yang menandakan risiko kerugian paling kecil. Setelah dilakukan pembentukan portofolio, nilai VaR seluruh saham mengalami penurunan yang sangat signifikan, yaitu lebih dari 99% untuk sebagian besar saham, dengan nilai VaR harian hanya berkisar antara ratusan hingga ribuan rupiah. Hal ini membuktikan bahwa strategi diversifikasi portofolio efektif dalam menurunkan risiko investasi secara substansial. Temuan ini sejalan dengan teori portofolio modern Markowitz yang menyatakan bahwa kombinasi aset dengan korelasi tidak sempurna mampu menghasilkan risiko total yang lebih rendah dibandingkan aset tunggal. Oleh karena itu, pembentukan portofolio merupakan strategi optimal untuk meminimalkan risiko dan menjaga stabilitas tingkat pengembalian investasi di pasar saham.
Kata Kunci: Value at Risk, Risiko Investasi, Portofolio Saham, Diversifikasi.























This study analyzes investment risk using the Value at Risk (VaR) method for both individual stocks and portfolio investments. The results indicate that KLBF stock has the highest VaR value over a 285-day period amounting to Rp36,173,300, representing the greatest potential loss among the five stocks. In contrast, CPIN stock has the lowest daily VaR value of Rp7,359, indicating the smallest risk of loss. After portfolio formation, the VaR values of all stocks decrease very significantly, by more than 99% for most stocks, with daily VaR values ranging only from hundreds to thousands of rupiah. This substantial reduction demonstrates that portfolio diversification is highly effective in reducing investment risk. These findings are consistent with Markowitz’s modern portfolio theory, which states that combining assets with imperfect correlations can produce lower total risk compared to individual assets. Therefore, portfolio construction is an optimal strategy for minimizing risk and maintaining the stability of investment returns in the stock market. Keywords: Value at Risk, Investment risk, Stock Portofolio, Diversification.

Citation



    SERVICES DESK