Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINGKAT KESEPIAN REMAJA PANTI ASUHAN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Pengarang
Juraisa Rahma Fitri - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Syaiful Bahri - 196012191986031001 - Dosen Pembimbing I
Nurbaity - 198108202006042003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2106104030042
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2026
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Juraisa Rahma Fitri (2025). Tingkat Kesepian Remaja Panti Asuhan dan Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan Dan Konseling. [Skripsi.Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Drs. Syaiful Bahri M.Pd dan Nurbaity, S. Pd., M.Ed.
Remaja yang tinggal di panti asuhan cenderung menghadapi berbagai tantangan emosional dan sosial akibat kurangnya kelekatan dengan figur keluarga serta keterbatasan dukungan sosial. Salah satu kondisi psikologis yang sering muncul adalah kesepian, yang dapat berdampak pada kesejahteraan mental dan sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesepian remaja yang tinggal di panti asuhan serta mengidentifikasi implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek penelitian remaja yang tinggal di beberapa panti asuhan di Kota Banda Aceh, yaitu Panti Asuhan Islam Media Kasih Putri, Panti Asuhan Islam Media Kasih Putra, MCC LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah, dan Dayah BTRG. Data dikumpulkan menggunakan skala kesepian yang dimodifikasi berdasarkan teori Bruno dan dianalisis secara deskriptif persentase untuk mengetahui kategori tingkat kesepian responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesepian remaja panti asuhan berada pada kategori sedang, yang berarti sebagian besar remaja cukup sering merasa kesepian namun masih mampu berinteraksi sosial dengan lingkungannya. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya layanan bimbingan dan konseling di lingkungan panti asuhan, khususnya melalui layanan konseling individu dan kelompok yang berfokus pada penguatan keterampilan sosial, peningkatan self-esteem, serta pembentukan hubungan interpersonal yang sehat.
Kata Kunci: Kesepian, Remaja, Panti Asuhan, Layanan Bimbingan dan Konseling
Adolescents living in orphanages tend to face various emotional and social challenges due to the lack of attachment to family figures and limited social support. One psychological condition that frequently emerges is loneliness, which can negatively affect adolescents’ mental and social well-being. This study aimed to determine the level of loneliness among adolescents living in orphanages and to identify its implications for guidance and counseling services. This research employed a descriptive quantitative approach involving adolescents residing in several orphanages in Banda Aceh City, namely Panti Asuhan Islam Media Kasih Putri, Panti Asuhan Islam Media Kasih Putra, MCC LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah, and Dayah BTRG. Data were collected using a loneliness scale modified based on Bruno’s theory and analyzed using descriptive percentage analysis to determine the categories of respondents’ loneliness levels. The results indicated that the level of loneliness among adolescents in orphanages was in the moderate category, meaning that most adolescents experienced feelings of loneliness fairly often but were still able to engage in social interactions within their environment. The findings highlight the importance of implementing guidance and counseling services in orphanage settings, particularly through individual and group counseling services that focus on strengthening social skills, enhancing self- esteem, and fostering healthy interpersonal relationships. Keywords: Loneliness, Adolescents, Orphanage, Guidance and Counseling Services
EFEKTIVITAS TEKNIK KONSELING SELF MODELING DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN(SUATU PENELITIAN DI PANTI ASUHAN NIRMALA KOTA BANDA ACEH) (MARWAH ZAKIYATI, 2014)
PERBEDAAN KONSEP DIRI ANTARA REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN COTTAGE DENGAN REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHAN ASRAMA (Misanti, 2015)
PENGARUH PEMBERIAN PELATIHAN DASAR KONSELING SEBAYA TERHADAP PENINGKATAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA REMAJA PANTI ASUHAN (NADIA SALSABILA, 2024)
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN SELF-ESTEEM REMAJA YANG TINGGAL DI PANTI ASUHANRN( SUATU PENELITIAN DI PANTI ASUHAN KOTA BANDA ACEH) (SASA MAULIDA, 2015)
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA REMAJA PANTI ASUHAN KOTA BANDA ACEH (Bella Anugrah Fitri, 2015)